Tentang KOMPAS

Ini adalah pendapat saya tentang KOMPAS. Yang saya maksud di sini adalah KOMPAS yang menjalankan layanan audio-visual, bukan media cetak. Pendapat ini bersifat personal dan subyektif.

Yang pertama, KOMPAS yang awalnya saya kira akan menjadi sebuah stasiun TV dan produknya telah disiarkan oleh 9 TV lokal yang ada di Indonesia sekarang ini ternyata bukan sebuah stasiun televisi tapi merupakan content provider sesuai yang disebutkan di websitenya. Atas hal tersebut, maka dengan ini saya dengan sangat menyesal menyampaikan bahwa KOMPAS tidak bisa saya masukkan ke dalam daftar ATVDN 2011 kategori manapun. Hal ini saya lakukan karena content provider yang lain tidak saya sebutkan dalam ATVDN (TEMPO TV, beberapa Home Shopping)

Kedua, setelah melihat perkembangan beberapa hari ini, saya melihat ada beberapa masalah yang menaungi KOMPAS. Masalah-masalah tersebut antara lain:
1. KOMPAS sebagai content provider terlalu mendominasi konten siaran di tingkat lokal. Hal ini tidak saya lihat pada content provider lain.
2. KOMPAS melakukan perjanjian dengan beberapa TV lokal yang ternyata belum mendapat izin siaran atau baru mendapat rekomendasi FRB saja. Hal ini dapat membahayakan posisi TV lokal yang ada di daerah (walaupun sepertinya ada juga beberapa TV/content provider lain yang juga melakukan kerjasama dengan TV yang izinnya belum lengkap).
3. Ada beberapa masalah lain juga yang disampaikan oleh KPI dalam pendapat yang disampaikan di website KPI (dan dimuat juga di beberapa website berita daring) yang saya sampaikan di bagian refrensi.

Ketiga, saya merasa content provider tidak perlu melakukan sebuah siaran. Seharusnya yang dilakukan content provider adalah membuat produk dan kemudian disiarkan oleh TV lokal yang diatur sendiri oleh TV lokal yang bersangkutan. Namun karena ada beberapa content provider yang juga melakukan siaran (walaupun tidak di-relay oleh stasiun TV lokal seperti KOMPAS), saya sementara ini tidak menghiraukan hal ini.

Keempat, terlepas dari ketiga hal yang sudah saya sampaikan di atas, saya sangat mendukung program-program KOMPAS yang benar-benar berbeda dari stasiun TV yang sudah ada sebelumnya. Tayangan produksi KOMPAS sangat saya rekomendasikan untuk semua yang mencari tayangan yang aman, menghibur, dan mendidik. Semoga KOMPAS dapat mempertahankan dan terus meningkatkan semua program yang sudah ada ini.

Itulah adalah pendapat saya tentang KOMPAS yang menyediakan layanan audio-visual.

Refrensi

http://m.detik.com/read/2011/09/09/145016/1718997/10/kpi-kompas-tv-tidak-punya-izin

http://www.kompas.tv/index.php/front/profil

45 thoughts on “Tentang KOMPAS

  1. Negara yang lebih kapitalis dari negara kapital sendiri.
    Benarkah SUN/Sindotv berjaringan pertama, bukannya JTV dengan JPMC-nya ?…,tapi sayang TV-TV lokal JawaPos banyak yang pindah kepemilikan atau pun jaringan kayaknya.

    JTV – 100% Jawa Timur.
    Tapi lebih fokus ke Surabayaan, Program Pojok Kulonan (Jawa Krama) sudah gak ada sepertinya.

    • Iya, harusnya Jtv dan JPMC memang. Tapi JPMC kan ngga siaran nasional, jadi SUN TV dulu bisa ngrebut “The First National TV Network”
      Iya Jtv memang sekarang Surabaya-isme memang. Tapi lokal konten Jtv lumayan kuat jadi bisa ngimbangi. Tapi budayanya masih ilang, boso krama sudah ngga ada di sana. Boso Ngalaman (bahasanya orang Malang) juga ngga ada. Madura masih bertahan tapi sedikit

    • Lho? Emang ada yang diganti di SINDO TV?
      Kalo KOMPAS kemarin kayaknya gara-gara logonya dibuat sama semua. Nah kalo SINDO TV kan masih beda-beda, dan kebanyakan dari “inisiatif” TV lokalnya sendiri (tapi buat beberapa daerah ada yang agak mirip SUN TV sih, kaya DELI TV Medan sama PRO TV Semarang). Kalo KOMPAS kan semua dari KOMPAS, mirip semua lagi. Sepertinya yang jadi keberatan kemarin ya gara-gara mirip semua itu

      • Iya ya, kalo dari inisiatif sendiri, berarti harusnya gak semuanya ganti logo. Tapi logonya malah jadi sederhana banget, misalnya IMTV di Bandung. Tulisan IM warna biru, terus TV nya warna merah (bentuknya kecil, kayak pangkat). Bentuknya jadi kayak logonya SINDO TV

      • Kayaknya gak semuanya ganti logo. IMTV katanya ganti logo (kayaknya ada juga yang udah kasih tahu disini). Cari aja di Wikipedia

  2. Saya udah lihat di wikipedia, itu Taz TV Tasikmalaya ikut SINDO TV sama TEMPO TV. Kalau di websitenya SINDO TV logonya kaya sindo tv ada bumi kaya di sindo tv di O-Nya. Di Taz TV gak ada o-nya jadi itu sebelah taz itu. Kalau di Tempo TV pakai logo lama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s