“Hebatnya” Kediri

Kediri, sebuah kota di Jawa Timur yang mulai berkembang menjadi kota yang lebih besar dari sekarang. Kota yang penduduknya 200.000an ini memiliki setidaknya 4 mall besar, lebih banyak satu buah daripada Malang yang baru punya 3 dengan “penduduk malam” berjumlah 700.000an dan “penduduk siang” berjumlah 1.000.000an orang. Ekonomi makro Kota Kediri nampak bagus, dan mikronya tidak terdengar ada masalah.

Dengan posisi geografisnya, Kediri jika kita gabungkan kabupaten dan kotanya bisa menangkap siaran yang cukup banyak. Siaran itu berasal dari 10 daerah yang ditangkap dari pemancar di 2 wilayah layanan siar, Kediri itu sendiri dan Surabaya.

Dari Kediri, ada 4 TV lokal, salah satunya komunitas. TV-TV itu adalah Dhoho TV, KSTV, BBS TV, dan TV komunitasnya Kaka TV. Dhoho TV menjadi bagian dari City TV Network sehingga bisa dapat siaran basket dari Jak TV. Ada juga KSTV yang ikut Tempo TV beberapa waktu lalu (mungkin masih sampai sekarang) dan sekarang juga ada program dari Antara TV. Kemudian BBS TV, sebenarnya saya tidak paham apakah siaran TV ini lokal Kediri sendiri atau mengikut BBS TV di Sidoarjo, karena setiap saya mencek siarannya selalu ada lagu saja, seperti TV yang sedang uji coba. Kaka TV dimiliki oleh sebuah perguruan tinggi Islam. Anggaplah keempat TV ini mewakili 2 daerah, Kota dan Kabupaten Kediri.

Dari Kabupaten Tulungagung, ada SIGI TV. Kemudian mewakili dua daerah, Kota dan Kabupaten Blitar, ada Rajawali TV yang biasa disebut RTV. Kemudian di Kota Kediri dan Kabupaten Kediri bagian utara-barat laut, bisa mendapatkan Bayu TV dari Nganjuk.

Mewakili Surabaya, bisa ditangkap di Kabupaten Kediri sebelah utara sampai timur laut, ada SBO TV, BCTV, TV9, arek televisi, dan Jtv Surabaya. SBO TV adalah “adik” dari Jtv yang TV kelas provinsi. BCTV adalah TV lokal yang sekarang menjadi bagian dari Kompas. TV9 adalah TV milik NU yang menjadi bagian dari Tempo TV, dan arek televisi adalah TV lokal yang kebanyakan programnya adalah mantan dan rekaman program terbaru antv.

Sekarang untuk TV kelas berjaringan. Untuk Kediri sendiri, ada dua TV berjaringan, Jtv Kediri dari Jtv Surabaya dan mewakili Kota Malang, Kota Batu, dan Kabupaten Malang, ada DHAMMA TV Kediri. Kemudian mewakili Surabaya, ada MNTV dan M&HTV. MNTV adalah TV berjaringan milik B Channel Jakarta, sedangkan M&HTV milik SUN TV yang sekarang SINDO TV.

Nasional? Ya ada banyak. Kediri ada sendiri dan dari Surabaya juga dapat. Jadi ketika TV nasional melakukan siaran lokal Surabaya, penduduk bisa melihat siaran nasional dari pemancar di Kediri (jika tidak digabung dengan Surabaya). Lengkap kan?

Keberuntungan Kediri adalah bahwa ketika penduduk punya dua anten, pertumpukan antar sinyal tidak terlalu mengganggu walaupun kadang juga dapat mempengaruhi satu sama lain. Ini disebabkan TV dari Surabaya ada pada kanal-kanal genap dan Kediri ada pada kanal-kanal ganjil. Jadi, kemungkinan interferensnya lebih kecil

Begitulah “hebatnya” Kediri dengan 12 TV lokal dan 4 TV berjaringan

33 thoughts on ““Hebatnya” Kediri

  1. kediri, pare, kertosono, jombang, blitar, tulungagung itu satu wilayah layanan.
    dari malang kayanya bisa tuh dapet siaran dari surabaya, arahin antenanya ke utara. tapi bakalan interferensi krn malang & surabaya sama2 kanal genap.

    • Iya, eks. Karesidenan Kediri +Jombang -Trenggalek kayaknya. Trenggalek plat AG tapi ga masuk, Jombang plat S tapi ikut Kediri. Faktor geografis kayaknya
      Dari Kota Malang ngga dapet Surabaya sama sekali. Ditambah booster tetep ngga dapet. Ya ada sih antv di 24 cuma ngga tau itu antv noise pemancar Malang atau antv Surabaya. Bisa dapet antv yang di 24 itu kalo NDTV udah off
      Malang yang bisa dapet Surabaya cuma di Lawang di ujung utara kabupaten. Interferens di sana parah banget kayaknya, jadi antennya cuma bisa satu n harus milih. Di Lawang itu juga cuma beberapa desa paling utara yang bisa dibilang “nempel” sama Kab. Pasuruan, yang jaraknya ngga lebih dari 2,5 Km dari gerbang batas kabupaten, soalnya begitu masuk Lawang langsung ada belokan jadi desa setelah 2,5 Km udah bener-bener ketutupan gunung, ga dapet sinyal Surabaya deh

  2. Channel Kediri
    Dhoho TV E23
    Global TV Kediri E25
    KSTV E33
    Metro TV Kediri E35
    Trans 7 Kediri E41
    Trans TV Kediri E45
    tvOne Kediri E47
    Indosiar Kediri E51
    SCTV Kediri E53
    ANtv Kediri E55
    RCTI Kediri E57
    JTV E59
    MNC TV Kediri E61

    Channel Surabaya
    Trans TV Surabaya E22
    ANTV Surabaya E24
    TVRIJatim E26
    INDOSIAR Surabaya E28
    RCTI Surabaya E30
    MNC TV Surabaya E32
    SCTV Surabaya E34
    SBO TV E36
    MNTV E38
    BC TV E40
    TV9 E42
    Surabaya TV E44
    BBS TV E46
    Arèk TV E48
    Global TV Surabaya E50
    Tvone Surabaya E52
    Metro TV Surabaya E54
    Trans 7 Surabaya E56
    Spacetoon E58
    JTV E60
    M&HTV E62
    yang mna hayo yang msih bisa di tangkap di kediri

    • Aku tambah dikit dulu ya hehe
      Kediri:
      DHAMMA TV Kediri E39
      BBS TV E43
      Kaka TV (lupa)
      Kediri Wilayah Layanan:
      Sigi TV Tulungagung E31
      RTV Blitar (lupa)

      Nah sekarang buat anten yang diarahin ke Surabaya (di Pare):
      TRANS TV Surabaya
      Dhoho TV Kediri
      antv Surabaya
      TVRI Jatim
      INDOSIAR Surabaya
      RCTI Surabaya
      SIGI TV Tulungagung
      MNC TV Surabaya
      SCTV Surabaya
      SBO TV Surabaya
      MNTV Surabaya
      DHAMMA TV Kediri
      BCTV Surabaya (ngga terlalu kuat)
      TV9 Surabaya
      BBS TV Kediri
      Arèk TV Surabaya
      globaltv Surabaya
      tvOne Surabaya
      METRO TV Surabaya
      TRANS 7 Surabaya
      Spacetoon Surabaya
      Jtv Surabaya
      M&HTV Surabaya

      Kalo anten ke arah Kediri dapet semua channel Kediri

      Di Kota Kediri semua anten ke Kediri, jadi dapet channel Kediri Wilayah Layanan + M&HTV Surabaya (tapi maksa banget) n Bayu TV Nganjuk

      Nah itu channelnya mas hehe

      • Untung tdak tabrakana ya sinyalnya (frekuensinya ganjil)
        ngomong” knpa ya frekuensi tidak boleh dempetan yah
        Hrus genap/ganjil

      • Ya… Pengaturannya dibikin ganjil di sana hehe
        Hmmm, mungkin karna kalo terlalu mepet bisa saling ganggu. Kaya di Malang, tvOne 54, METRO TV 55. Siarannya agak kacau dua TV itu hehe

      • Oh kadang dempetan itu ngganggu ya
        tpi ada lho dempetan frekuensi tpi gak ganggu lho *just sharing
        di Salatiga lho aq lihat channel dempetan TVKU ama TATV lho dempetan msih jernih

      • TVKU kan Semarang, TATV Solo, jadi kalo ditangkep di Salatiga ngga saling ganggu soalnya noise juga udah abis. Kan Salatiga jauh dari dua kota itu…
        Kalo tvOne sama METRO TV di Malang bisa saling ganggu soalnya satu wilayah layanan, jadi noise frekuensinya belum abis, Batu ke Malang kurang dari 20 KM soalnya
        Analisa ngawur lho ini hehe

      • Kata wikipedia, BCTV memang susah dijangkau di Mojokerto, Jombang, Kediri, dan Nganjuk. Kalo
        MHTV….

  3. INFO saya di daerah Jl. Imam Bonjol Batu, sejak mengudaranya 2 TV lokal Malang GAJAYANA TV dan NAA TV, saya susah nangkap siaran dari TRANS TV, ND TV sama DHAMMA TV kenapa ya? adakah yang bisa bantu?

    • Kalau saya lihat, untuk TRANS TV pasti terganggu sinyalnya NAA tv karena mepet (22 dan 21). Kalau DHAMMA TV dekat sama GAJAYANA TV (26 dan 28). Kemungkinan ndtv terganggu NAA tv juga. Di tempat saya di Malang tvOne dan METRO TV terganggu NAA tv tapi bisa diatasi dengan memutar-mutar arah antena walaupun tidak benar-benar bersih
      Sekalian saya mau tanya mas, di sana tvOne dan METRO TV sinyalnya gimana ya?

  4. space toon yang skg jadi net. gambar kurang bagus di tulungagung kota..mudah2 an bis jadi net…kualitas gambar jadi bagus lagiiiii…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s