Ribut BSTV Banten

Tender TV Digital untuk zona 4, 5, 6, 7, dan 15 sudah selesai. Pemenangpun juga sudah didapatkan. Penyanggah juga sudah menyampaikan sanggahannya seperti B Channel Jakarta, RCTI Jakarta, jtv Surabaya, dan beberapa lainnya. Namun yang paling diributkan adalah apa yang terjadi di zona 4 (DKI+Banten): menangnya BSTV.

Menurut informasi yang saya baca di beberapa media daring, BSTV merupakan sebuah TV lokal di Provinsi Banten. Lebih jauh, ijinnya adalah untuk Kecamatan Malingping di Kabupaten Lebak.

BSTV juga mengikuti tender TV Digital untuk Zona 4. Mengejutkan memang ketika kemudian BSTV diumumkan menjadi pemenang tender ini. Mengejutkan untuk saya karena saya belum mendengar nama TV ini. Tapi wajar untuk saya jika belum tahu TV ini, karena saya di Jawa Timur bukan di Banten. Tapi kemudian yang menjadi pertanyaan saya adalah: bagaimana bisa KPID Banten tidak tahu tentang keberadaan BSTV?

Sekali lagi dari media daring, secara singkat saya baca bahwa KPID mengetahui BSTV minta ijin siaran pada 2008, sudah siaran uji coba pada 2008 juga, dan kemudian mendapat IPP Prinsip di 2010-2011 (ada juga yang menyebut April 2012), yang artinya BSTV sudah bisa memulai siaran secara tetap.

Tapi kemudian yang menjadi pertanyaan saya adalah pernyataan ini:

Hanya saja, menurut Muhibudin, Ketua KPID Banten, KPID Banten tidak bisa memastikan apakah BSTV itu sudah melakukan siaran atau belum.

Bagaimana bisa KPID Banten tidak mengetahui apakah BSTV sudah bersiaran atau belum?

Menurut Ketua KPID Banten ini: “Sebab frekuensi yang digunakan oleh BSTV kanal 24 di Malingping, Banten. Jaraknya sekitar 4–5 jam dari Serang, KPID Banten,” ujarnya.

Tugas KPI dan KPID sesungguhnya adalah untuk mengawasi tentang siaran TV dan isi siaran TV. Tapi kemudian ketika KPID Banten ini tidak bisa memastikan apakah sebuah TV yang sudah mengajukan ijin dan mendapat IPP telah melakukan siarannya atau belum, itu menjadi masalah.

Banten bukanlah sebuah provinsi yang begitu luas. Memang lebih luas dari DKI tentu saja tapi bukankah Banten tidak lebih luas dari provinsi lain, Jawa Timur misalnya? Atau yang terdekat, Jawa Barat? Saya yakin infrastruktur di Banten sudah cukup baik sehingga koneksi antar daerah bisa berjalan lancar. Lalu apa susahnya untuk berkendara selama 4-5 jam menuju Malingping dan memastikan apakah BSTV sudah siaran atau belum? Apakah KPI harus terus menunggu laporan dari masyarakat, baru bergerak? Kapan KPI aktif? Bukankah KPI merupakan komisi “superbody” dalam hal pertelevisian? Di mana letak supernya kalau begini?

Mestinya KPID Banten bisa memastikan hal ini dengan mudah. Cukup menginap dua hari di hotel lokal dengan televisi dan antena untuk mengecek frekuensi 24 UHF di Malingping, selesailah urusannya. Jika ada, berarti BSTV telah bertangungjawab dengan permohonan ijinnya. Tapi jika tidak, KPID Banten baru boleh protes, karena mereka punya bukti mereka sendiri.

Sebelum saya menulis di blog ini, jarang sekali orang mengetahui tentang TV lokal di Malang Raya. Setelahnya, semua orang mulai mengenal sedikit. Sekarang sayapun juga tidak tahu TV lokal apa saja yang ada di Malingping ataupun lebih luasnya di Kabupaten Lebak, di mana saja pemancarnya, apakah bisa menangkap siaran dari luar wilayah layanannya, tapi saya yakin untuk wilayah Lebak setidaknya sudah ada 1 TV lokal walaupun bukan dari Malingping, mungkin dari kecamatan lain.

Tapi sekali lagi, bagi saya yang bukan orang Banten, wajar jika tidak mengetahui TV lokal di sana. Tapi bagi KPID Banten yang merupakan pengawas pertelevisian, tidak mengetahui keberadaan sebuah TV lokal di wilayahnya sendiri, Banten, adalah sebuah hal yang harus saya bilang, memalukan.

Mudah-mudahan kita segera punya teman dari Lebak untuk memberi tahu kita TV apa saja yang ada di sana, termasuk bisa memberi tahu apakah memang ada BSTV atau tidak. Jika tidak ada BSTV, bolehlah kita bersama-sama dengan KPID Banten dan TV-TV penyanggah memprotes kemenangan BSTV di Zona 4.

Source:
Tak Pernah Siaran, BSTV Banten Tiba-tiba Menang Tender
KPID Banten pertanyakan keberadaan BSTV
KPI Banten Pertanyakan Kemenangan BSTV
Soal BSTV, Menkominfo Angkat Bicara

16 thoughts on “Ribut BSTV Banten

  1. Kalau 4-5 jam berarti anggaplah dari Jakarta ke Bandung tapi ke sana lagi dikit hehe
    Kan katanya BSTV itu TV lokal Banten, apa siarannya sampai ke Jakarta juga? Kan satu wilayah layanan

  2. Memang BSTV sebagai pemenang mengejutkan, dengan posisi no 1 pula. Tapi lucunya kalau yang pada protes itu mengenai TV lain yang kalah tender, mestinya dibandingin dulu dengan yang posisi paling buncit… kalau nggak salah di sini Trans TV.

    “Soal BSTV, Menkominfo Angkat Bicara
    Jumat, 03 Agustus 2012 | 11:03

    Menkominfo Tifatul Sembiring (sumber: Antara)
    BSTV mempunyai nilai yang tinggi sehingga menjadi pemenang di zona 4.

    Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring angkat bicara soal dimenangkannya PT Banten Sinar Dunia Televisi (BSTV) menjadi satu-satunya televisi lokal yang menang lisensi Mux di zona empat (DKI jakarta dan Banten).

    “Dalam hal ini BSTV mempunyai nilai yang tinggi sehingga menjadi pemenang di zona 4 (DKI Jakarta dan Banten),” kata Tifatul usai acara berbuka puasa bersama di rumah dinas di Jakarta, Kamis (2/7).

    Dia mengatakan, nilai akhir seleksi ditentukan dengan komitmen pem-bangunan jaringan, administratif, dan komitmen pembagian set top box.”

    http://www.beritasatu.com/bisnis/63938-soal-bstv-menkominfo-angkat-bicara.html

    • Halo Mas/Mbak? Tokekbelang🙂
      Ini menarik. Kalo memang BSTV didukung sama B Channel, kenapa B Channel juga ikut jadi stasiun TV yang menyanggah/banding keputusannya Depkominfo? Mestinya kan B Channel bisa “duduk dengan tenang” kalo memang ada B Channel di balik kemenangannya BSTV

  3. BSTV itu bkn jaringan B Channel, melainkan jaringan grup Bali TV-Indonesia Network, krn klo B Channel untuk Banten sudah ada 1-2 stasiun jaringan yg mencakup (BTV Jakarta & TVN)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s