Tentang Rasio Layar

Sekarang ini teman-teman sedang ramai sekali membicarakan NET., sebuah stasiun TV yang menggantikan TV ANAK spacetoon di FTA terestrial dan FTA satelit Palapa. Tidak hanya itu saja, teman-teman juga banyak membicarakan tentang rasio layar. NET. bersiaran dengan gambar definisi tinggi atau yang lebih dikenal sebagai HD dengan rasio 16:9, sedangkan infrastruktur NET. yang merupakan warisan dari TV ANAK spacetoon masih bersifat definisi standar atau SD. Pesawat televisi masyarakat Indonesia kebanyakan juga masih TV kotak yang memiliki rasio 4:3.

Nah, dibanding KOMPASHD dan BERITASATU yang memilih 4:3 stretch, NET. memilih 4:3 safe area, yang menghasilkan gambar yang terpotong di layar. Saya mengusulkan 14:9, ada juga teman yang mengusulkan 4:3 stretch. Nah, kemudian ada yang bingung maksudnya seperti apa. Saya ingin membagikan apa yang saya ketahui. Teman-teman boleh mengoreksi ilustrasi yang saya berikan di sini.

Ilustrasi ini saya ambil dari siaran NET. Saya mulai dari 16:9, format gambar yang asli.

20130519 Tentang Rasio Layar P01

Berikutnya adalah rasio 4:3 safe area. Kotak orange menunjukkan bagaimana gambar terlihat di layar TV di rumah saya. Kotak orange ini bisa berbeda-beda tergantung pesawat televisi yang digunakan, tapi biasanya tidak berbeda terlalu jauh. Sementara itu dari kotak orange sampai pillar box adalah wilayah gambar yang terbuang jika menggunakan TV tabung, kecuali jika menggunakan layar komputer baik yang tabung maupun yang datar/LCD/LED yang rasionya juga 4:3.

20130519 Tentang Rasio Layar P02

 

Dengan 4:3 safe area, banner breakout sedikit terpotong, huruf B tidak terbaca. Huruf P dalam tulisan “SIARAN PERCOBAAN” juga tidak nampak, dan sebagian huruf T tidak nampak, begitupun titik di logo NET..

Berikutnya, rasio 14:9

20130519 Tentang Rasio Layar P03

Dengan rasio 14:9 ini, tidak ada desain yang terpotong. Tulisan BREAKOUT jadi lengkap, tulisan SIARAN PERCOBAAN juga terlihat lengkap, logo NET. juga tidak terpotong. Tapi, jika kita menggunakan layar komputer yang dihubungkan dengan TV tuner, maka tulisan HD akan terlihat. Di layar TV saya juga akan nampak sedikit kotak dari tulisan HD itu. Yang sedikit mencolok di layar 14:9 nanti adalah akan ada letter box tipis yang muncul di layar, karena memang gambarnya “mengecil”. Format ini banyak dipakai oleh channel SD dari luar negeri yang juga HD, sementara di Indonesia rasio ini belum banyak diadopsi, kadang TRANS TV menggunakan rasio ini ketika menyiarkan La Liga Spanyol seperti yang pernah saya tulis dulu.

Selanjutnya, 4:3 stretch

20130519 Tentang Rasio Layar P04

Format ini adalah “pemaksaan” gambar 16:9 masuk ke 4:3 secara full. Hasilnya, di TV yang rasionya 4:3, gambar akan menjadi “lonjong” seperti ilustrasi yang saya buat di atas. Format seperti ini dipakai oleh BERITASATU dan KOMPASSD. Untuk BERITASATU dan KOMPASSD juga bisa dilihat di tulisan-tulisan terdahulu.

Terakhir, 16:9 normal dalam 4:3

20130519 Tentang Rasio Layar P05

 

Semuanya terlihat normal, menghasilkan letter box yang tebal di atas dan bawah. Format ini sering dipakai TRANS TV ketika menyiarkan Bioskop Indonesia, dan juga oleh INDOSIAR ketika menyiarkan Liga Jerman, dan banyak lagi stasiun TV lain yang juga menggunakan rasio ini. Secara umum memang format rasio ini yang sering digunakan stasiun TV di Indonesia. B CHANNEL ketika menyiarkan Liga Prancis juga menggunakan rasio ini.

Ini yang ingin saya bagikan ke teman-teman, bukan bermaksud mengajari, tetapi berbagi apa yang saya ketahui. Sekali lagi teman-teman boleh mengoreksi jika saya salah menjelaskannya🙂

 

47 thoughts on “Tentang Rasio Layar

  1. Ya, sebenarnya itu bagus. O ya, di daerah lain diberi nama daerah, gak sich?
    Update : Tadi pemancar Net TV Surabaya nyala terus (keadaan color bar). Kebetulan bangun jam 03:30 WIB. Nich, di Malang sama gak?

  2. Masih bagus 4:9, lebih terlihat keseluruhannya dibanding yang sekarang. Tadi aja di acara IMS kan ada liputan film, nah waktu dimuat judul film dari trailernya terpotong banyak.
    NB: TV saya TV tabung 4:3 dengan layar datar (Bukan cembung).

      • Ya, kalau ditengahin, mungkin cukup. Di TV saya aja, tadi waktu IMS sempat separuh huruf E di logo LIVE NET. muncul. Sekarang?, huruf E terpotong hingga garis yang jadi terlihat seperti huruf I, jadi LIVI deh…

  3. TV saya cembung sih, tapi gambarnya terlalu kiri jadi huruf P nya nggak kelihatan

    Desain yang lebih baik seperti ini:
    Seperti 14:9 tadi, namun kotak orangenya dperkecil sehingga tidak ada letterboxnya.

  4. Halo, setelah selama ini jadi silent reader, sekarang mau ikutan komentar..

    Jujur saya juga suka memperhatikan bagaimana TV siaran. Hal-hal yang menurut orang lain kecil seperti OBB, DOG.. Saya sudah suka perhatikan sejak masih sekolah.

    Kalau lihat teman-teman disini monitor NET yang masih siaran percobaan seperti ini, jadi ingat waktu saya dulu senang sekali monitor TV-TV baru di tahun 2000an.

    Ternyata saya tidak sendirian🙂

  5. Yang 4:3 stretch sama 14:9 boleh tuh dipakai sama NET hehe
    Logonya NET. berfilosofi “percikan air”, apa artinya ya?
    Dan satu lagi, Spacetoon sekarang cuma di satelit Telkom atau udah diganti NET. semuanya? Tadi lihat websitenya masih aktif beserta jadwal acaranya

  6. Tadi pagi nonton NET. logonya sudah muncul semua termasuk logo titiknya (.).
    Logo siaran percobaannya juga sudah muncul. Tapi waktu acara Breakout, Huruf B sudah muncul sedikit dibanding yang dulu yang agak jorok soalnya huruf B yang terpotong, jadinya Reakout (Reak: Dahak, Out: Keluar, jadinya Jorok kan?)

    • Salam kenal Mas Rio

      Iya, semalam saya lihat di NET. 24 (program berita NET.) & saat itu saya baru menyadari kalau tulisan “siaran percobaan” yang ada di pojok kiri tv (kalau nggak salah) sudah berganti menjadi “simulasi siaran” *terus apa bedanya ya ? Meskipun begitu, seperti yang mas Rio katakan sebelumnya, ikon signal WiFi-nya masih ada.

      Sekarang di TV saya logo NET.-nya sudah bisa terlihat dengan jelas (full), tetapi jamnya (di bawah logo program beritanya) masih kelihatan menit dan detiknya saja, misalkan 21 : 55 :58, kalau di TV saya yang terlihat cuma 55 : 58 saja.

      • Salam kenal mas Sandi

        Benar, sekarang “statusnya” telah berganti menjadi “SIARAN SIMULASI”, cuma berubah posisi saja kata-katanya (yang tadinya “Simulasi Siaran”)

        Oh iya, ada yang tahu bagaimana closing (penutupan) siaran dari NET. *mudah-mudahan saya gak salah tulis struktur kalimatnya* ? Langsung color bar apa sebelumnya ada lagu nasional seperti pembukaannya ?

      • Salam kenal juga🙂
        Kalau closing siaran masih menggunakan video yang sama pas jamannya Spacetoon dengan tulisan “Courtesy of Youtube”
        Colorbar hanya ada 6 warna: kuning, biru muda, hijau, pink, merah, dan biru tua

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s