Stasiun TV Analog Baru di Malang, Sudah Siapkah?

19 Juni 2015, Ongky Denny mengirim tulisan ke wall facebook dan mention ke twitter saya. Ia mengabarkan bahwa terdeteksi siaran analog pada kanal 27 UHF. Saat itu ia melihat ada color bar dengan musik atau lagu Jawa. Karena posisi saya masih di kantor TV saat itu, saya hanya membaca saja. Baru kemudian setelah saya kembali ke kantor radio di Malang (karena saya menginap di kantor radio beberapa hari, menyiapkan segala kebutuhan on-air radio untuk Ramadan ini), saya coba cari siaran yang dimaksud. Ternyata benar, ada color bar di analog 27 UHF malam itu, tapi sudah tanpa suara.

Saya segera membalas tweet Denny. Saya juga belum dapat memastikan transmitter stasiun televisi apa yang menyala di 27 UHF analog itu ketika ditanya. Saya penasaran, apakah ini hasil dari EDP yang baru saja lalu atau yang lainnya.

Menurut informasi yang saya terima, KPID Jawa Timur baru saja menyerahkan IPP kepada empat lembaga penyiaran. Sayang, tidak disebutkan dengan jelas lembaga mana saja yang menerima IPP tersebut, walaupun yang saya dengar akhir-akhir ini banyak sekali radio komunitas di Jawa Timur yang “bergembira” karena izinnya akhirnya turun.

Kalau memang IPP yang keluar dari KPID Jawa Timur itu adalah untuk radio komunitas, maka bisa dipastikan pengguna 27 UHF analog di Malang belum legal. Tapi, kalau memang KPID Jawa Timur sudah menyerahkan IPP kepada pemenang peluang izin siar TV analog baru, maka bisa jadi 27 UHF analog itu adalah salah satu TV analog yang mendapat “restu” dari KPID Jawa TImur.

Sekedar mengingatkan, pemerintah akhir tahun lalu mengumumkan terbukanya peluang penyiaran TV analog baru di Indonesia. Jawa Timur juga menjadi salah satu provinsi yang izinnya dibuka, dengan Malang menjadi wilayah yang izinnya turut diberikan peluangnya. Walaupun tidak disebutkan dengan jelas ada berapa TV baru yang akan diizinkan untuk mengudara di Malang, tapi setidaknya bisa dipastikan warga Malang akan mendapat satu lagi alternatif tayangan, tidak seperti Surabaya yang peluang izinnya tidak dibuka. Padahal, jumlah siaran di Malang lebih banyak daripada Surabaya.

Salah satu televisi dari Jakarta pernah menghubungi saya terkait kondisi geografis untuk lokasi pemancar di Malang Raya. Namun, kabar terakhir mereka mengurungkan niatnya karena kondisi persaingan perizinan yang luar biasa. Dari situ, nampaknya sudah ada pemegang IPP untuk siaran TV analog baru di Malang. Tapi, TV yang mana?

Dulu, ada juga TV lain dari Jakarta yang juga sempat terdengar akan ekspansi ke Malang. Beredar juga isu tentang masuknya TV dari Surabaya yang saat ini sudah mengudara di beberapa kota di Jawa Timur. Sementara itu di facebook, saya baru saja menemukan sebuah akun TV lokal yang secara faktual belum ada di Malang, tapi menyatakan diri siap untuk mengudara dalam waktu dekat. Sebelumnya, beberapa pekan lalu, ada siaran analog terdeteksi di 62 UHF, tapi saya yakini bukan CRTV, karena setting warna siaran analog itu dan setting warna CRTV jauh berbeda. Hanya mengudara 30 menit sekitar jam 11 malam, kemudian menghilang.

TV manakah yang akan mengudara di Malang? Sampai artikel ini saya terbitkan, masih menjadi misteri. Namun, sebagai informasi, ketika saya menulis artikel ini, kanal 27 UHF analog di Malang kembali kosong.

One thought on “Stasiun TV Analog Baru di Malang, Sudah Siapkah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s