TV Lokal di Malang Raya–Updated Oktober 2016

Tanggal 24 September 2016 menjadi hari pertama BBS TV Malang mengudara di frekuensi analog 22 UHF Malang Raya. Siaran uji coba dilakukan dengan menayangkan color bar dan pemutaran lagu. Hal ini dilakukan sampai ke 8 Oktober 2016, ketika BBS mulai menampilkan video clip dari beberapa lagu dan memutarkan promo program dari biostv Surabaya. Mulai dari hari pertama BBS mengudara dengan rasio 16:9. Namun sejak 20 Oktober 2016, BBS mulai menampilkan siaran dari biostv Surabaya dengan rasio 4:3.

Sementara itu tanggal 2 Oktober 2016, TRANS 7 yang selama ini mengudara di frekuensi analog 60 UHF di Malang Raya berpindah ke frekuensi analog 49 UHF. Perpindahan frekuensi ini dilakukan karena sesuai dengan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) yang dikeluarkan pemerintah menyebutkan bahwa yang berhak menggunakan frekuensi analog 60 UHF di Malang adalah Arema TV. Berbeda dari TRANS TV yang mengudara di dua frekuensi saat proses perpindahannya, TRANS 7 langsung berpindah tanpa memberikan notifikasi kepada pemirsa di Malang Raya mengenai kepindahan siarannya ke frekuensi analog 49 UHF.

Tanggal 20 Oktober 2016 menjadi hari pertama Arema TV mengudara di frekuensi analog 60 UHF, meninggalkan frekuensi analog 27 UHF yang dipergunakan untuk uji coba sejak tahun lalu dan uji coba resmi sejak 16 Agustus 2016 kemarin. Perpindahan Arema TV ke analog 60 UHF nampak masih perlu melakukan beberapa penyesuaian, karena adanya penurunan kualitas gambar pada hari pertama mengudaranya Arema TV. Siaran Arema TV tetap berjalan normal walaupun baru berpindah frekuensi.

Beberapa hari lalu saya juga berbincang dengan seorang kawan di kantor radio saya mengenai mengudaranya itv milik STT RRI Malang di frekuensi analog 51 UHF. Nampaknya IPP yang dikeluarkan untuk IRSI TV yang berstatus LPK itu ditujukan untuk itv, karena itv juga merupakan stasiun televisi dengan status LPK. Hingga saat ini saya masih belum dapat menangkap siaran dari itv, berbeda dari UBTV yang sinyalnya masih dapat saya tangkap walaupun dengan kualitas yang tidak bagus.

Saat ini saya masih menunggu perpindahan frekuensi berikutnya yang akan dilakukan oleh tvOne dan GAJAYANA, serta mengudaranya satu lagi stasiun TV lokal di Malang Raya. Menurut data stasiun TV tersebut akan mengudara di frekuensi analog 56 UHF.

Dari Jakarta, saya mendapat kabar bahwa KPI akhirnya menerbitkan perpanjangan izin siaran untuk 10 stasiun televisi swasta. Mengejutkan bagi saya bahwa KPI justru mengeluarkan izin bagi MNCTV dan bukan untuk TPI yang saat ini statusnya sudah kembali dimiliki oleh Siti Hardiyanti Rukmana atau akrab disapa Mbak Tutut. Saya masih menunggu bagaimana kelanjutan dari kasus ini. Terakhir, dikabarkan bahwa TPI sedang mempersiapkan kembali siarannya dengan pengambilalihan aset Bloomberg TV Indonesia yang saat ini sudah tidak mengudara. Kabar ini saya dapatkan dari kawan-kawan saya di grup facebook davenirvana1 World yang terus mengikuti perkembangan mengenai hal ini.

Untuk meng-update tentang pertelevisian di Malang Raya, saya sampaikan daftar siaran TV di Malang Raya sampai 20 Oktober 2016. Update sebelumnya bisa dibaca di sini. Artikel ini juga memuat beberapa koreksi atas kesalahan lokasi kantor dan pemancar di artikel sebelumnya.

Ini adalah pembagian terbaru versi saya yang berlaku hanya di wilayah Malang saja. Di wilayah lain isi pembagian tentu menjadi berbeda

Alamat: gedung/kompleks (jika ada), jalan (jika ada), dusun/perumahan (jika ada), desa/kelurahan, kecamatan, kota/kabupaten

TV Murni Lokal

atv (Agropolitan Televisi) – Lembaga Penyiaran Publik Lokal Agropolitan Televisi
Channel: analog SD 32 UHF
Kantor: Lembaga Penyiaran Publik Lokal Agropolitan Televisi, Gedung B Lantai 3 Block Office Pemerintah Kota Batu/Balai Kota Among Tani Kota Batu, Jl. Panglima Sudirman No. 507, Kota Batu
Lokasi pemancar: Transmisi Lembaga Penyiaran Publik Lokal Agropolitan Televisi, Kompleks Ex Dinas Informasi, Komunikasi, dan Perpustakaan (Infokompust) Kota Batu, Jl. TVRI 1000, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

Arema TV – PT Arema Televisi Malang
Channel: analog SD 60 UHF
Kantor: Ruko Sawojajar Mas-Window of the World (Ruko WOW) Cluster Apple 5-9, Sawojajar, Kedung Kandang, Kota Malang
Lokasi pemancar: Griya Coban Rais, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

Batu tv – PT Batu tv
Channel: analog SD 48 UHF
Kantor: Griya Coban Rais, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu
Lokasi pemancar: Griya Coban Rais, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

CRTV (Citra Raya Televisi) – PT Syiar Media
Channel: analog SD 62 UHF
Kantor: Ruko Soekarno Hatta Indah E9, Jl. Soekarno Hatta, Mojolangu, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: , Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

DHAMMA TV – PT Dhamma Joti
Channel: analog SD 26 UHF
Kantor: Ruko Ciliwung, Jl. Ciliwung 57 E, Purwantoro, Blimbing, Kota Malang
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi DHAMMA TV Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

Malang TV – PT Malteve
Channel: analog SD 50 UHF
Kantor: Malang TV, Jl. Puncak Joyo Agung, Genting, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Malang TV, Jl. Puncak Joyo Agung, Genting, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang

MHTV Malang – PT Media Hutama Televisi
Channel: analog SD 52 UHF
Kantor: Ruko De Panorama Square, Jl. A. Yani, Polowijen, Blimbing, Kota Malang
Lokasi pemancar: Pemancar MHTV Malang, Jl. Anggrek 45, Dresel, Oro-Oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

TV SSJ (Stasiun Sistem Jaringan)

biostv (Bina Informasi Optima Solusindo Televisi) – PT Bina Informasi Optima Solusindo
Asal: Surabaya
Nama lokal di Malang: BBS TV Malang – PT Media Bintang Cemerlang (Malang)
Konten lokal: belum diketahui
Durasi lokal: belum diketahui
Channel: analog SD 22 UHF
Kantor konten lokal: …
Lokasi pemancar: …

jtv (Jawa Pos Media Televisi) – PT Jawa Pos Media Televisi / jawapostv – ?
Asal: Surabaya / Jakarta
Nama lokal di Malang: jtv malang – PT Jannah Batu Televisi (Malang)
Konten lokal: Malang (produksi lokal)
Durasi lokal: hingga 180 menit (3 jam)/hari, Sn-Mg
Channel: analog SD 34 UHF
Kantor konten lokal: Ruko Tlogomas Square, Jl. Raya Tlogomas, Tlogomas, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi jtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo,Kota Batu

STTV Network (Santun Televisi Network)
Asal: Surabaya
Nama lokal di Malang: GAJAYANA TV – PT Gajayana Media Karya (Malang)
Konten lokal: Malang (produksi lokal)
Durasi lokal: dominan (belum dilakukan penghitungan pasti)
Channel: analog SD 28 UHF
Kantor: Ruko Dinoyo, Jl. MT. Haryono No. 167 Kav 11, Dinoyo, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: , Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

TVRI Nasional (nama tidak resmi: TVRI 1) (Televisi Republik Indonesia) – Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: TVRI JAWA TIMUR dan PRO2 TVRI JAWA TIMUR– Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (Nasional)
Konten lokal: Surabaya (relay)
Durasi lokal: hingga 420 menit (7 jam)/hari, Sn-Mg
Channel: analog VHF-L, analog SD 42 UHF dan analog SD 36 UHF (36 UHF tidak aktif lagi)
Kantor konten lokal: TVRI Surabaya, Jl. Mayjen Sungkono 124, Dukuh Pakis, Dukuh Pakis, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Transmisi TVRI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu; TVRI Lawang, Lawang, Kab. Malang (pemancar Lawang (36 UHF) tidak aktif lagi)

Global TV – PT Global Informasi Bermutu
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: Global TV Malang – PT GTV Tiga (Surabaya)
Konten lokal: Jakarta (suplai)
Durasi lokal: hingga 125 menit/hari, Sn-Mg
Channel: analog SD 30 UHF
Kantor konten lokal: Global TV Building, Jalan Lapangan Bola, Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat
Lokasi pemancar: Stasiun Transmisi Global TV Malang*, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

METRO TV – PT Media Televisi Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: METRO TV JAWA TIMUR – PT Media Televisi Lestari Satu (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (relay)
Durasi lokal: higga 120 menit (2 jam)/hari, Sn-Jm
Channel: analog SD 55 UHF
Kantor konten lokal: Ruko Permata Bintoro, Jl. Ketampon Kav. 118 – 123, Dr. Soetomo, Tegalsari, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: rtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

MNC TV (Media Nusantara Citra Televisi) – PT Media Nusantara Citra Televisi
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: MNC TV Malang – PT TPI Tiga (Surabaya)
Konten lokal: Jakarta (suplai)
Durasi lokal: hingga 5 menit/hari, Sn-Mg
Channel: analog SD 36 UHF
Kantor konten lokal: MNC Studios, Jalan Raya Perjuangan 1, Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat
Lokasi pemancar: Stasiun Transmisi Global TV Malang*, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

NET. HD (News and Entertainment Television) – PT Net Mediatama Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: NET. MALANG – PT Televisi Anak Kota Malang
Konten lokal: NET. SURABAYA (Suplai) – PT Televisi Anak Surabaya
Durasi lokal: hingga 120 menit (2 jam)/hari, Sn-Jm
Channel: analog SD 58 UHF
Lokasi pemancar: TV ANAK Spacetoon Malang, Jl. Kebon Apel 16, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

RCTI (Rajawali Citra Televisi Indonesia) – PT Rajawali Citra Televisi Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: RCTI JAWA TIMUR – PT RCTI Tiga (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (relay)
Durasi lokal: hingga 65 menit/hari, Sn-Jm; hingga 5 menit/hari, Sb-Mg
Channel: analog SD 40 UHF
Kantor konten lokal: Biro MNC Group Jawa Timur, Jalan Sambisari IIIA No. 9, Lontar, Sambikerep, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Stasiun Transmisi SCTV-RCTI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

rtv (Rajawali Televisi) – PT Metropolitan Televisindo
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: rtv MALANG – PT Nusantara Damai (Malang)
Konten lokal: rtv (Suplai)
Durasi lokal: hingga 60 menit (1 jam)/hari, Sn-Jm
Channel: analog SD 24 UHF
Kantor konten lokal: rtv, Jakarta
Lokasi pemancar: rtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

TRANS TV HD – PT Televisi Transformasi Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: TRANS TV MALANG/TRANS TV SURABAYA – PT Trans TV Jayapura Surabaya (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (suplai)
Durasi lokal: hingga 65 menit/hari, Sn-Jm; hingga 5 menit, Sb-Mg
Channel: analog SD 47 UHF
Kantor konten lokal: Jalan Jimerto 17 A, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi TRANS TV-TRANS 7, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

TRANS 7 HD – PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: TRANS 7 MALANG/TRANS 7 SURABAYA – PT Trans 7 Surabaya Manado (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (suplai)
Durasi lokal: hingga 65 menit/hari, Sn-Jm; hingga 5 menit, Sb-Mg
Channel: analog SD 49 UHF
Kantor konten lokal: Jalan Jimerto 17 A, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi TRANS TV-TRANS 7, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

TV Nasional

SCTV (Surya Citra Televisi) – PT Surya Citra Televisi (Jakarta)/PT Elang Citra Perkasa (Surabaya)
Channel: analog SD 46 UHF
Lokasi pemancar: Stasiun Transmisi SCTV-RCTI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

INDOSIAR – PT Indosiar Visual Mandiri (Jakarta)/PT Indosiar Surabaya Televisi (Surabaya)
Channel: analog SD 38 UHF
Lokasi pemancar: Stasiun Pemancar Televisi INDOSIAR Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

antv (Andalas Televisi) – PT Cakrawala Andalas Televisi (Jakarta)
Channel: analog SD 44 UHF
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi jtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo,Kota Batu

tvOne – PT Lativi Media Karya (Jakarta)/PT Lativi Mediakarya Surabaya dan Jambi (Surabaya)
Channel: analog SD 54 UHF
Lokasi pemancar: Transmisi TVRI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

TV Komunitas (LPK)

UBTV (Universitas Brawijaya Televisi)
Channel: analog SD 57 UHF
Kantor: Lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Ketawanggede, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Lantai 9 Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Ketawanggede, Lowokwaru, Kota Malang

tvEdukasi SMKN 2 Singosari (tidak terafiliasi dengan tvEdukasi milik Kemdikbud di Jakarta)
Channel: analog SD __ VHF-H (belum saya teliti lebih lanjut, tidak ada keterangan di internet)
Kantor: SMKN 2 Singosari, Jl. Perusahaan No. 20, Karanglo, Kec. Singosari, Kab. Malang
Lokasi Pemancar: SMKN 2 Singosari, Jl. Perusahaan No. 20, Karanglo, Kec. Singosari, Kab. Malang

itv (Indonesia Televisi)
Channel: analog SD 51 UHF
Kantor: Kampus STT RRI Malang, Jl. Soekarno Hatta 94, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Kampus STT RRI Malang, Jl. Soekarno Hatta 94, Lowokwaru, Kota Malang

Malang Raya Channel Line-Up sampai 20 Oktober 2016.
Keterangan:
1. Warna oranye lokasi pemindaian di kawasan Kel. Mergosono, Kec. Kedung Kandang, Kota Malang (+ 426 mdpl, + 16 Km ke arah tenggara dari kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu). Saluran dengan warna oranye bisa ditangkap di seluruh wilayah Malang.
2. Warna biru lokasi pemindaian di sekitar kawasan BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso, Kec. Karangploso, Kab. Malang (+ 660 mdpl, + 8 Km ke arah timur dari kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu). Saluran berwarna biru dalam daftar ini tidak dapat ditangkap di kawasan Mergosono dan Soekarno-Hatta.
3. Warna hijau lokasi pemindaian (fiktif) di kawasan Jl. Soekarno-Hatta, Kec. Lowokwaru, Kota Malang (+ 500 mdpl, + 11 Km ke arah timur-tenggara dari kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu).  Saluran berwarna hijau dalam daftar ini tidak dapat ditangkap di kawasan Mergosono dan Karangploso.
4. Kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu, + 925 mdpl.

channel-table-2016-oktober

*Ditulis sebagai Stasiun Transmisi Global TV Malang sesuai dengan papan keterangan di lokasi saat ini. Namun pada tahun 2006an pada lokasi yang sama, tanah kosong itu diberi plang “di sini akan segera dibangun Stasiun Pemancar TPI Malang” lengkap dengan logo TPI.

Dokumentasi:
Perpindahan frekuensi TRANS TV di Malang, 1 September 2016
Hari pertama BBS TV Malang mengudara, 24 September 2016
Perpindahan frekuensi TRANS 7 di Malang, 2 Oktober 2016
Perpindahan frekuensi Arema TV di Malang, 20 Oktober 2016

TV Lokal di Malang Raya–Updated September 2016

Pada Jumat, 20 Mei 2016 lalu menjadi hari pertama resmi beroperasinya Studio Among Tani, sebuah studio televisi yang digunakan oleh Agropolitan Televisi, stasiun TV lokal berstatus Lembaga Penyiaran Publik Lokal yang dioperatori oleh Pemerintah Kota Batu sejak tahun 2003. Stasiun televisi ini kini melakukan aktivitas hariannya di kawasan Balai Kota Among Tani atau juga dikenal sebagai Block Office, setelah diresmikan langsung oleh Wali Kota Batu Eddy Rumpoko. Suasana baru ini juga membuat atv lebih leluasa untuk membantu pemerintah menyosialisasikan programnya sekaligus lebih dekat dengan masyarakat, karena lokasi yang berada di tengah Kota Batu ditambah konsep dari Balai Kota Among Tani yang dibuat terbuka untuk masyarakat, bukan menjadi kawasan “sakral” seperti balai kota lain yang umumnya menjadi tempat yang bikin masyarakat “grogi” mengunjungi kantor walikotanya. Saat ini atv juga sudah mendapatkan izin pada level IPP Prinsip untuk penggunaan frekuensi 32 UHF di Malang Raya.

Kisaran 3 bulan kemudian, Arema sebagai sebuah klub sepakbola baru saja meresmikan AREMA TV bertepatan dengan ulang tahunnya pada 11 Agustus 2016 lalu. Namun, AREMA TV yang diresmikan oleh tim sepakbola ini adalah layanan streaming untuk fans tim sepakbola Arema yang biasa disebut Aremania atau Aremanita yang tidak bisa menyaksikan pertandingan sepakbola Arema, entah secara langsung atau melalui siaran televisi. Sedangkan pada 16 Agustus 2016 ini mengudara pada frekuensi analog 27 UHF Arema TV, sebuah stasiun TV yang sebelumnya sudah melakukan ujicoba siaran. Perusahaan penyiaran swasta ini sekarang sedang melaksanakan ujicoba siaran dan mulai melakukan siaran untuk durasi 16 jam setelah sebelumnya memulai uji coba siaran selama bulan Agustus dengan durasi 8 jam. Siaran Arema TV bisa ditangkap di wilayah Malang Raya dan sekitarnya mulai pukul 6 pagi hingga 10 malam per September 2016 ini. Menurut catatan saya, Arema TV sesungguhnya mendapatkan izin menggunakan frekuensi analog 60 UHF dari pemerintah, tapi saat ini frekuensi tersebut masih dipakai oleh TRANS 7 Malang.

Cerita berbeda didapatkan dari stasiun pemancar TRANS TV di Malang. Stasiun berjaringan asal Jakarta ini pada 30 Agustus 2016 tertangkap mengudara di dua frekuensi: analog 22 UHF dan analog 47 UHF. Di frekuensi analog 22 UHF, TRANS TV menampilkan notifikasi bahwa siaran mereka beralih ke frekuensi 47 UHF di wilayah Malang Raya dan sekitarnya. Sedangkan di frekuensi analog 47 UHF, telah bersiaran TRANS TV. Di rumah saya, penangkapan sinyal TRANS TV lebih baik pada frekuensi analog 47 UHF daripada frekuensi analog 22 UHF. Siaran TRANS TV pada dua frekuensi ini terakhir saya lihat pada 4 September 2016. Pindahnya TRANS TV dari frekuensi analog 22 UHF ke frekuensi analog 47 UHF ini menurut saya cukup unik, karena TRANS TV menggunakan frekuensi yang sebelumnya dipakai untuk multiplekser digital TRANS TV di wilayah Malang Raya. Perpindahan frekuensi ini menurut saya juga menjadi pertanda bahwa BBS TV di Malang akan segera mengudara, karena menurut catatan yang saya terima BBS TV Malang mendapat alokasi frekuensi analog 22 UHF.

Sementara itu, dari data yang berhasil dikumpulkan, ditemukan bahwa pengajuan izin DHAMMA TV untuk wilayah Kediri Raya dan Madiun Raya ditolak. Oleh karena itu, status DHAMMA TV di artikel ini saya kembalikan ke daftar TV Murni Lokal. Adapun siaran DHAMMA TV di Kediri dan Madiun belum saya dapatkan laporannya, apakah masih berjalan atau sudah berhenti mengudara, tapi kabar terakhir menyebutkan bahwa DHAMMA TV Madiun sudah tidak bisa lagi ditangkap oleh penduduk yang ada di kawasan Madiun Raya.

Saat ini saya juga menunggu siaran TPI yang menurut informasi terakhir sedang dalam persiapan. Hal ini sesuai dengan kabar bahwa PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia dalam hal kepemilikan berada di tangan Mbak Tutut, putri Presiden ke-2 RI Soeharto. Sementara dalam beberapa dokumen pengajuan pendaftaran sensor ke Lembaga Sensor Film ditemukan bahwa MNC TV mengajukan pendaftaran sensor atas nama PT Media Nusantara Citra Televisi, pun dengan Surat Lulus Sensor yang dikeluarkan LSF, atas nama PT Media Nusantara Citra Televisi. Jika memang TPI mengalami kendala untuk kembali mengudara, hal itu bisa jadi karena frekuensinya saat ini dipakai MNC TV. Bila itu benar, maka TPI dapat mengajukan (entah apa namanya, gugatan?) kepada pemerintah untuk meminta haknya kembali mengudara. Pasalnya, izin yang diterima pemerintah (selama ini) adalah atas nama PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia, bukan atas nama PT Media Nusantara Citra Televisi. Namun, saat ini, frekuensi 37 UHF di Jakarta (dan frekuensi lainnya di daerah) masih digunakan oleh MNC TV yang dimiliki PT Media Nusantara Citra Televisi. Kabar lainnya, kantor stasiun televisi di kompleks Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta sudah kosong, dan ada indikasi bahwa MNC TV telah melakukan evakuasi ke kawasan Group MNC. Bukan tidak mungkin dalam waktu dekat TPI akan segera bisa melakukan operasionalnya kembali dari kantor di kawasan TMII Jakarta.

Saya juga masih menunggu kabar mengenai proses perpanjangan izin stasiun televisi swasta di Jakarta yang seakan tidak ada kabar kelanjutannya, sedangkan KPI baru saja berganti personil atau bahasa resminya adalah komisioner.

Sementara menurut informasi yang beredar, GAJAYANA TV yang kini dalam logo on-screen hanya tampil sebagai GAJAYANA telah bergabung dengan STTV Network. Dari hasil penggalian informasi, STTV Network diprakarsai oleh Siantar Top, sebuah perusahaan penganan ringan. Adapun STTV dimaksudkan sebagai Santun Televisi. Jaringan dari STTV telah tersebar di banyak kota di Indonesia. Rupanya pertanda bahwa GAJAYANA telah beralih kepemilikan adalah kepindahan dari kantor operasional stasiun televisi ini yang sebelumnya berada di kompleks Universitas Gajayana. Dalam artikel update sebelumnya, stasiun televisi ini sudah berpindah ke kawasan Dinoyo, Kota Malang. Disebutkan bahwa untuk saat ini induk dari STTV Network adalah TV9 NUsantara di Surabaya.

Hari ini (20 September 2016) ketika saya berada di Kota Batu juga saya manfaatkan untuk mampir ke kawasan Oro-Oro Ombo, Kota Batu. Di sana ada sebuah tower self support baru lengkap dengan panel penguat pancaran di ujung tower, di dalam kompleks sebuah gedung dengan dinding warna oranye. Tower siapakah gerangan?

Untuk meng-update tentang pertelevisian di Malang Raya, saya sampaikan daftar siaran TV di Malang Raya sampai 20 September 2016. Update sebelumnya bisa dibaca di sini. Artikel ini juga memuat beberapa koreksi atas kesalahan lokasi kantor dan pemancar di artikel sebelumnya.

Ini adalah pembagian terbaru versi saya yang berlaku hanya di wilayah Malang saja. Di wilayah lain isi pembagian tentu menjadi berbeda

Alamat: gedung/kompleks (jika ada), jalan (jika ada), dusun/perumahan (jika ada), desa/kelurahan, kecamatan, kota/kabupaten

 

TV Murni Lokal

atv (Agropolitan Televisi) – Lembaga Penyiaran Publik Lokal Agropolitan Televisi
Channel: analog SD 32 UHF
Kantor: Lembaga Penyiaran Publik Lokal Agropolitan Televisi, Gedung B Lantai 3 Block Office Pemerintah Kota Batu/Balai Kota Among Tani Kota Batu, Jl. Panglima Sudirman No. 507, Kota Batu
Lokasi pemancar: Transmisi Lembaga Penyiaran Publik Lokal Agropolitan Televisi, Kompleks Ex Dinas Informasi, Komunikasi, dan Perpustakaan (Infokompust) Kota Batu, Jl. TVRI 1000, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

Arema TV – PT Arema Televisi Malang
Channel: analog SD 27 UHF
Kantor: Ruko Sawojajar Mas-Window of the World (Ruko WOW) Cluster Apple 5-9, Sawojajar, Kedung Kandang, Kota Malang
Lokasi pemancar: Griya Coban Rais, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

Batu tv – PT Batu tv
Channel: analog SD 48 UHF
Kantor: Griya Coban Rais, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu
Lokasi pemancar: Griya Coban Rais, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

CRTV (Citra Raya Televisi) – PT Syiar Media
Channel: analog SD 62 UHF
Kantor: Ruko Soekarno Hatta Indah E9, Jl. Soekarno Hatta, Mojolangu, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: , Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

DHAMMA TV – PT Dhamma Joti
Channel: analog SD 26 UHF
Kantor: Ruko Ciliwung, Jl. Ciliwung 57 E, Purwantoro, Blimbing, Kota Malang
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi DHAMMA TV Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

Malang TV – PT Malteve
Channel: analog SD 50 UHF
Kantor: Malang TV, Jl. Puncak Joyo Agung, Genting, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Malang TV, Jl. Puncak Joyo Agung, Genting, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang

MHTV Malang – PT Media Hutama Televisi
Channel: analog SD 52 UHF
Kantor: Ruko De Panorama Square, Jl. A. Yani, Polowijen, Blimbing, Kota Malang
Lokasi pemancar: Pemancar MHTV Malang, Jl. Anggrek 45, Dresel, Oro-Oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

 

TV SSJ (Stasiun Sistem Jaringan)

jtv (Jawa Pos Media Televisi) – PT Jawa Pos Media Televisi / jawapostv – ?
Asal: Surabaya / Jakarta
Nama lokal di Malang: jtv malang – PT Jannah Batu Televisi (Malang)
Konten lokal: Malang (produksi lokal)
Durasi lokal: hingga 180 menit (3 jam)/hari, Sn-Mg
Channel: analog SD 34 UHF
Kantor konten lokal: Ruko Tlogomas Square, Jl. Raya Tlogomas, Tlogomas, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi jtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo,Kota Batu

STTV Network (Santun Televisi Network)
Asal: Surabaya
Nama lokal di Malang: GAJAYANA TV – PT Gajayana Media Karya (Malang)
Konten lokal: Malang (produksi lokal)
Durasi lokal: dominan (belum dilakukan penghitungan pasti)
Channel: analog SD 28 UHF
Kantor: Ruko Dinoyo, Jl. MT. Haryono No. 167 Kav 11, Dinoyo, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: , Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

TVRI Nasional (nama tidak resmi: TVRI 1) (Televisi Republik Indonesia) – Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: TVRI JAWA TIMUR dan PRO2 TVRI JAWA TIMUR– Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (Nasional)
Konten lokal: Surabaya (relay)
Durasi lokal: hingga 420 menit (7 jam)/hari, Sn-Mg
Channel: analog VHF-L, analog SD 42 UHF dan analog SD 36 UHF (36 UHF tidak aktif lagi)
Kantor konten lokal: TVRI Surabaya, Jl. Mayjen Sungkono 124, Dukuh Pakis, Dukuh Pakis, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Transmisi TVRI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu; TVRI Lawang, Lawang, Kab. Malang (pemancar Lawang (36 UHF) tidak aktif lagi)

Global TV – PT Global Informasi Bermutu
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: Global TV Malang – PT GTV Tiga (Surabaya)
Konten lokal: Jakarta (suplai)
Durasi lokal: hingga 5 menit/hari, Sn-Mg
Channel: analog SD 30 UHF
Kantor konten lokal: Global TV Building, Jalan Lapangan Bola, Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat
Lokasi pemancar: Stasiun Transmisi Global TV Malang*, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

METRO TV – PT Media Televisi Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: METRO TV JAWA TIMUR – PT Media Televisi Lestari Satu (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (relay)
Durasi lokal: higga 120 menit (2 jam)/hari, Sn-Jm
Channel: analog SD 55 UHF
Kantor konten lokal: Ruko Permata Bintoro, Jl. Ketampon Kav. 118 – 123, Dr. Soetomo, Tegalsari, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: rtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

MNC TV (Media Nusantara Citra Televisi) – PT Media Nusantara Citra Televisi
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: MNC TV Malang – PT TPI Tiga (Surabaya)
Konten lokal: Jakarta (suplai)
Durasi lokal: hingga 5 menit/hari, Sn-Mg
Channel: analog SD 36 UHF
Kantor konten lokal: MNC Studios, Jalan Raya Perjuangan 1, Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat
Lokasi pemancar: Stasiun Transmisi Global TV Malang*, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

NET. HD (News and Entertainment Television) – PT Net Mediatama Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: NET. MALANG – PT Televisi Anak Kota Malang
Konten lokal: NET. SURABAYA (Suplai) – PT Televisi Anak Surabaya
Durasi lokal: hingga 60 menit (1 jam)/hari, Sn-Jm
Channel: analog SD 58 UHF
Lokasi pemancar: TV ANAK Spacetoon Malang, Jl. Kebon Apel 16, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

RCTI (Rajawali Citra Televisi Indonesia) – PT Rajawali Citra Televisi Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: RCTI JAWA TIMUR – PT RCTI Tiga (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (relay)
Durasi lokal: hingga 35 menit/hari, Sn-Jm; hingga 5 menit/hari, Sb-Mg
Channel: analog SD 40 UHF
Kantor konten lokal: Biro MNC Group Jawa Timur, Jalan Sambisari IIIA No. 9, Lontar, Sambikerep, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Stasiun Transmisi SCTV-RCTI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

rtv (Rajawali Televisi) – PT Metropolitan Televisindo
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: rtv MALANG – PT Nusantara Damai (Malang)
Konten lokal: rtv (Suplai)
Durasi lokal: hingga 60 menit (1 jam)/hari, Sn-Jm
Channel: analog SD 24 UHF
Kantor konten lokal: rtv, Jakarta
Lokasi pemancar: rtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

TRANS TV HD – PT Televisi Transformasi Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: TRANS TV MALANG/TRANS TV SURABAYA – PT Trans TV Jayapura Surabaya (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (suplai)
Durasi lokal: hingga 60 menit/hari, Sn-Jm; hingga 10 menit, Sb-Mg
Channel: analog SD 47 UHF
Kantor konten lokal: Jalan Jimerto 17 A, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi TRANS TV-TRANS 7, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

TRANS 7 HD – PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: TRANS 7 MALANG/TRANS 7 SURABAYA – PT Trans 7 Surabaya Manado (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (suplai)
Durasi lokal: hingga 90 menit/hari, Sn-Jm; hingga 10 menit, Sb-Mg
Channel: analog SD 60 UHF
Kantor konten lokal: Jalan Jimerto 17 A, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi TRANS TV-TRANS 7, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

 

TV Nasional

SCTV (Surya Citra Televisi) – PT Surya Citra Televisi (Jakarta)/PT Elang Citra Perkasa (Surabaya)
Channel: analog SD 46 UHF
Lokasi pemancar: Stasiun Transmisi SCTV-RCTI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

INDOSIAR – PT Indosiar Visual Mandiri (Jakarta)/PT Indosiar Surabaya Televisi (Surabaya)
Channel: analog SD 38 UHF
Lokasi pemancar: Stasiun Pemancar Televisi INDOSIAR Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

antv (Andalas Televisi) – PT Cakrawala Andalas Televisi (Jakarta)
Channel: analog SD 44 UHF
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi jtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo,Kota Batu

tvOne – PT Lativi Media Karya (Jakarta)/PT Lativi Mediakarya Surabaya dan Jambi (Surabaya)
Channel: analog SD 54 UHF
Lokasi pemancar: Transmisi TVRI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

 

TV Komunitas (LPK)

UBTV (Universitas Brawijaya Televisi)
Channel: analog SD 57 UHF
Kantor: Lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Ketawanggede, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Lantai 9 Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Ketawanggede, Lowokwaru, Kota Malang

tvEdukasi SMKN 2 Singosari (tidak terafiliasi dengan tvEdukasi milik Kemdikbud di Jakarta)
Channel: analog SD __ VHF-H (belum saya teliti lebih lanjut, tidak ada keterangan di internet)
Kantor: SMKN 2 Singosari, Jl. Perusahaan No. 20, Karanglo, Kec. Singosari, Kab. Malang
Lokasi Pemancar: SMKN 2 Singosari, Jl. Perusahaan No. 20, Karanglo, Kec. Singosari, Kab. Malang

itv (Indonesia Televisi)
Channel: analog SD 29 UHF
Kantor: Kampus STT RRI Malang, Jl. Soekarno Hatta 94, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Kampus STT RRI Malang, Jl. Soekarno Hatta 94, Lowokwaru, Kota Malang

 

Malang Raya Channel Line-Up sampai 20 September 2016.
Keterangan:
1. Warna oranye lokasi pemindaian di kawasan Kel. Mergosono, Kec. Kedung Kandang, Kota Malang (+ 426 mdpl, + 16 Km ke arah tenggara dari kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu). Saluran dengan warna oranye bisa ditangkap di seluruh wilayah Malang.
2. Warna biru lokasi pemindaian di sekitar kawasan BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso, Kec. Karangploso, Kab. Malang (+ 660 mdpl, + 8 Km ke arah timur dari kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu). Saluran berwarna biru dalam daftar ini tidak dapat ditangkap di kawasan Mergosono dan Soekarno-Hatta.
3. Warna hijau lokasi pemindaian (fiktif) di kawasan Jl. Soekarno-Hatta, Kec. Lowokwaru, Kota Malang (+ 500 mdpl, + 11 Km ke arah timur-tenggara dari kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu).  Saluran berwarna biru dalam daftar ini tidak dapat ditangkap di kawasan Mergosono dan Karangploso.
4. Kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu, + 925 mdpl.

channel-table-2016-september

*Ditulis sebagai Stasiun Transmisi Global TV Malang sesuai dengan papan keterangan di lokasi saat ini. Namun pada tahun 2006an pada lokasi yang sama, tanah kosong itu diberi plang “di sini akan segera dibangun Stasiun Pemancar TPI Malang” lengkap dengan logo TPI.

Ada Apa dengan NET.?

Dini hari saya berkeliling, melihat-lihat apa saja yang muncul di layar TV lewat tengah malam. Lewat satelit, terpantaulah NET. HD yang sedang tayangkan program Breakout, program musik yang memang lebih fokus ke video clip daripada penampilan langsung. Ada video clip yang cukup menarik, tayang full screen. Apakah video ini memenuhi kaidah “safe area” yang dianut NET. SD?

Maka saya alihkan input TV saya ke antena analog. Tekan tombol 58 di RCU TV set saya, menggeser RCU TV berbayar saya tadi. Akhirnya, layar analog 58 UHF saya menampilkan gambar yang dipancarkan dari kampung satelit di Batu. Tadaaa!

“Tanah airku tidak ku lupakan… Kan terkenang selama hidupku…”

Lho kok?

Hehe, iya, saya sebenarnya ingat kalau NET. di analog terestrial kini tidak mengudara penuh. Cuma saya penasaran saja, apakah NET. analog di rumah masih “bocor” seperti beberapa hari lalu, yang masih siaran sampai jam 1.30 pagi. Tapi ternyata, dini hari ini siaran NET. tidak “kebablasan”, closing di sekitar jam 1 pagi.

Sebenarnya saya belum dapat jawaban pasti kenapa NET. analog di berbagai wilayah di Indonesia mengakhiri siaran pada pukul 1 pagi WIB. Pertanyaan ini sudah diajukan teman di grup fb beberapa bulan lalu, tapi tidak menemukan jawaban sampai hari ini. Jadi, buat yang pingin cari kenapa NET. tidak siaran penuh, saya belum ketemu jawabannya. Mungkin juga sebenarnya sudah ada jawaban di grup tapi saya lupa melakukan cek ulang kiriman itu. Satu hal yang pasti, tidak ada lagi video clip yang menemani para nokturnal untuk sekedar beristirahat atau mungkin kerjakan tugas di dini hari, terutama untuk yang pakai antena analog.

Maka, tulisan ini saya akhiri dengan judul artikel ini: Ada Apa dengan NET.?

TV Lokal di Malang Raya–Updated Januari 2016

Siaran digital di Malang kembali “mati suri” setelah kemarin TRANS Corp sempat mengudarakan CNN Indonesia via DVB-T2. Matinya multiplekser TRANS Corp menjadikan STB DVB-T2 penonton siaran digital di Malang jadi tak berfungsi dan mungkin bisa dikandangkan kembali. Tapi, di analog, dua stasiun televisi baru sudah siap mengudara, yang satu malah sudah mengudara yaitu itv Malang milik STT RRI Malang. Satu stasiun lainnya rupanya sedang menunggu momen yang tepat untuk mulai mengudara, yaitu AREMA TV. Kedua stasiun televisi ini sudah dipastikan ada dalam status ujicoba untuk beberapa waktu ke depan seperti yang disyaratkan pemerintah kepada stasiun televisi baru. Belum ada kabar lagi mengenai tambahan stasiun TV baru atau isu lain berkaitan dengan stasiun TV lainnya.

Untuk meng-update tentang pertelevisian di Malang Raya, saya sampaikan daftar siaran TV di Malang Raya sampai 6 Januari 2016. Update sebelumnya bisa dibaca di sini. Dalam daftar terbaru ini daftar siaran digital kembali dihapus. Artikel ini juga memuat beberapa koreksi atas kesalahan lokasi pemancar di artikel sebelumnya.

Ini adalah pembagian terbaru versi saya yang berlaku hanya di wilayah Malang saja. Di wilayah lain isi pembagian tentu menjadi berbeda

Alamat: gedung/kompleks (jika ada), jalan (jika ada), dusun/perumahan (jika ada), desa/kelurahan, kecamatan, kota/kabupaten

TV Murni Lokal

atv (Agropolitan Televisi) – Lembaga Penyiaran Publik Lokal Agropolitan Televisi
Channel: analog SD 32 UHF
Kantor: Lembaga Penyiaran Publik Lokal Agropolitan Televisi, Kompleks Dinas Informasi, Komunikasi, dan Perpustakaan (Infokompust) Kota Batu, Jl. TVRI 1000, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu
Lokasi pemancar: Lembaga Penyiaran Publik Lokal Agropolitan Televisi, Kompleks Dinas Informasi, Komunikasi, dan Perpustakaan (Infokompust) Kota Batu, Jl. TVRI 1000, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

AREMA TV – PT Arema Televisi Malang
Channel: analog SD 27 UHF
Kantor: (dugaan sementara) , Pakisaji, Kabupaten Malang
Lokasi pemancar: (dugaan sementara) Griya Coban Rais, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

Batu tv – PT Batu tv
Channel: analog SD 48 UHF
Kantor: Griya Coban Rais, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu
Lokasi pemancar: Griya Coban Rais, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

CRTV (Citra Raya Televisi) – PT Syiar Media
Channel: analog SD 62 UHF
Kantor: Ruko Soekarno Hatta Indah E9, Jl. Soekarno Hatta, Mojolangu, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: , Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

GAJAYANA TV – PT Gajayana Media Karya
Channel: analog SD 28 UHF
Kantor: Ruko Dinoyo, Jl. MT. Haryono No. 167 Kav 11, Dinoyo, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: , Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

Malang TV – PT Malteve
Channel: analog SD 50 UHF
Kantor: Malang TV, Jl. Puncak Joyo Agung, Genting, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Malang TV, Jl. Puncak Joyo Agung, Genting, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang

MHTV Malang – PT Media Hutama Televisi
Channel: analog SD 52 UHF
Kantor: Ruko De Panorama Square, Jl. A. Yani, Polowijen, Blimbing, Kota Malang
Lokasi pemancar: Pemancar MHTV Malang, Jl. Anggrek 45, Dresel, Oro-Oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

 

TV SSJ (Stasiun Sistem Jaringan)

DHAMMA TV – PT Dhamma Joti
Asal: Malang
Stasiun Induk SSJ
Konten lokal: Induk
Durasi lokal: Induk
Channel: analog SD 26 UHF
Kantor: Ruko Ciliwung, Jl. Ciliwung 57 E, Purwantoro, Blimbing, Kota Malang
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi DHAMMA TV Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

jtv (Jawa Pos Media Televisi) – PT Jawa Pos Media Televisi / jawapostv – ?
Asal: Surabaya / Jakarta
Nama lokal di Malang: jtv malang – PT Jannah Batu Televisi (Malang)
Konten lokal: Malang (produksi lokal) + JPMC (suplai)
Durasi lokal: hingga 180 menit (3 jam)/hari, Sn-Mg
Channel: analog SD 34 UHF
Kantor konten lokal: Ruko Tlogomas Square, Jl. Raya Tlogomas, Tlogomas, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi jtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo,Kota Batu

TVRI Nasional (nama tidak resmi: TVRI 1) (Televisi Republik Indonesia) – Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: TVRI JAWA TIMUR – Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (Nasional)
Konten lokal: Surabaya (relay)
Durasi lokal: hingga 420 menit (7 jam)/hari, Sn-Mg
Channel: analog VHF-L, analog SD 42 UHF dan analog SD 36 UHF (36 UHF tidak aktif lagi)
Kantor konten lokal: TVRI Surabaya, Jl. Mayjen Sungkono 124, Dukuh Pakis, Dukuh Pakis, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Transmisi TVRI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu; TVRI Lawang, Lawang, Kab. Malang (pemancar Lawang (36 UHF) tidak aktif lagi)

RCTI (Rajawali Citra Televisi Indonesia) – PT Rajawali Citra Televisi Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: RCTI JAWA TIMUR – PT RCTI Tiga (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (relay)
Durasi lokal: hingga 35 menit/hari, Sn-Jm; hingga 5 menit/hari, Sb-Mg
Channel: analog SD 40 UHF
Kantor konten lokal: Biro MNC Group Jawa Timur, Jalan Sambisari IIIA No. 9, Lontar, Sambikerep, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Stasiun Transmisi SCTV-RCTI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

Global TV – PT Global Informasi Bermutu
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: Global TV Malang – PT GTV Tiga (Surabaya)
Konten lokal: Jakarta (suplai)
Durasi lokal: hingga 5 menit/hari, Sn-Mg
Channel: analog SD 30 UHF
Kantor konten lokal: Gedung Ario Bimo Sentral, Jalan HR Rasuna Said Blok X-2 Kav. 5, DKI Jakarta
Lokasi pemancar: Stasiun Relay MNC TV Malang*, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo,Kota Batu

MNC TV (Media Nusantara Citra Televisi) – PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: MNC TV Malang – PT TPI Tiga (Surabaya)
Konten lokal: Jakarta (suplai)
Durasi lokal: hingga 5 menit/hari, Sn-Mg
Channel: analog SD 36 UHF
Kantor konten lokal: Jl. Pintu 2 Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur
Lokasi pemancar: Stasiun Relay MNC TV Malang*, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo,Kota Batu

TRANS TV HD – PT Televisi Transformasi Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: TRANS TV MALANG/TRANS TV SURABAYA – PT Trans TV Jayapura Surabaya (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (suplai)
Durasi lokal: hingga 60 menit/hari, Sn-Jm; hingga 10 menit, Sb-Mg
Channel: analog SD 22 UHF
Kantor konten lokal: Jalan Jimerto 17 A, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi TRANS TV-TRANS 7, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

TRANS 7 HD – PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: TRANS 7 MALANG/TRANS 7 SURABAYA – PT Trans 7 Surabaya Manado (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (suplai)
Durasi lokal: hingga 90 menit/hari, Sn-Jm; hingga 10 menit, Sb-Mg
Channel: analog SD 60 UHF
Kantor konten lokal: Jalan Jimerto 17 A, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi TRANS TV-TRANS 7, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

METRO TV – PT Media Televisi Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: METRO TV JAWA TIMUR – PT Media Televisi Lestari Satu (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (relay)
Durasi lokal: higga 120 menit (2 jam)/hari, Sn-Jm
Channel: analog SD 55 UHF
Kantor konten lokal: Ruko Permata Bintoro, Jl. Ketampon Kav. 118 – 123, Dr. Soetomo, Tegalsari, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: rtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

rtv (Rajawali Televisi) – PT Metropolitan Televisindo
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: rtv – PT Nusantara Damai (Malang)
Konten lokal: rtv (Suplai)
Durasi lokal: hingga 60 menit (1 jam)/hari, Sn-Jm
Channel: analog SD 24 UHF
Kantor konten lokal: rtv, Jakarta
Lokasi pemancar: rtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

NET. HD (News and Entertainment Television) – PT Net Mediatama Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: NET. MALANG – PT Televisi Anak Kota Malang
Konten lokal: NET. SURABAYA (Suplai) – PT Televisi Anak Surabaya
Durasi lokal: hingga 60 menit (1 jam)/hari, Sn-Jm
Channel: analog SD 58 UHF
Lokasi pemancar: TV ANAK Spacetoon Malang, Jl. Kebon Apel 16, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

 

TV Nasional

SCTV (Surya Citra Televisi) – PT Surya Citra Televisi (Jakarta)/PT Elang Citra Perkasa (Surabaya)
Channel: analog SD 46 UHF
Lokasi pemancar: Stasiun Transmisi SCTV-RCTI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

INDOSIAR – PT Indosiar Visual Mandiri (Jakarta)/PT Indosiar Surabaya Televisi (Surabaya)
Channel: analog SD 38 UHF
Lokasi pemancar: Stasiun Pemancar Televisi INDOSIAR Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

antv (Andalas Televisi) – PT Cakrawala Andalas Televisi (Jakarta)
Channel: analog SD 44 UHF
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi jtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo,Kota Batu

tvOne – PT Lativi Media Karya (Jakarta)/PT Lativi Mediakarya Surabaya dan Jambi (Surabaya)
Channel: analog SD 54 UHF
Lokasi pemancar: Transmisi TVRI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

 

TV Komunitas (LPK)

UBTV (Universitas Brawijaya Televisi)
Channel: analog SD 57 UHF
Kantor: Lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Ketawanggede, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Lantai 9 Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Ketawanggede, Lowokwaru, Kota Malang

tvEdukasi SMKN 2 Singosari (tidak terafiliasi dengan tvEdukasi milik Kemdikbud di Jakarta)
Channel: analog SD __ VHF-H (belum saya teliti lebih lanjut, tidak ada keterangan di internet)
Kantor: SMKN 2 Singosari, Jl. Perusahaan No. 20, Karanglo, Kec. Singosari, Kab. Malang
Lokasi Pemancar: SMKN 2 Singosari, Jl. Perusahaan No. 20, Karanglo, Kec. Singosari, Kab. Malang

itv (Indonesia Televisi)
Channel: analog SD 29 UHF
Kantor: Kampus STT RRI Malang, Jl. Soekarno Hatta 94, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Kampus STT RRI Malang, Jl. Soekarno Hatta 94, Lowokwaru, Kota Malang

 

Malang Raya Channel Line-Up sampai 6 Januari 2016.
Keterangan:
1. Warna oranye lokasi pemindaian di kawasan Kel. Mergosono, Kec. Kedung Kandang, Kota Malang (+ 426 mdpl, + 16 Km ke arah tenggara dari kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu). Saluran dengan warna oranye bisa ditangkap di seluruh wilayah Malang.
2. Warna biru lokasi pemindaian di sekitar kawasan BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso, Kec. Karangploso, Kab. Malang (+ 660 mdpl, + 8 Km ke arah timur dari kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu). Saluran berwarna biru dalam daftar ini tidak dapat ditangkap di kawasan Mergosono dan Soekarno-Hatta.
3. Warna hijau lokasi pemindaian (fiktif) di kawasan Jl. Soekarno-Hatta, Kec. Lowokwaru, Kota Malang (+ 500 mdpl, + 11 Km ke arah timur-tenggara dari kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu).  Saluran berwarna biru dalam daftar ini tidak dapat ditangkap di kawasan Mergosono dan Karangploso.
4. Kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu, + 925 mdpl.

channel table 2016 January

*Ditulis sebagai stasiun Relay MNC TV Malang karena tanah yang dipergunakan sekarang dulunya (tahun 2006an) diberi plang “di sini akan segera dibangun Stasiun Pemancar TPI Malang” lengkap dengan logo TPI, tapi saat ini di lokasi gedung transmisi itu papan yang dipasang justru adalah “Stasiun Transmisi Global TV MALANG” lengkap dengan logo Global TV MALANG

Persaingan Unik

Dua hari terakhir (Kamis dan Jumat, 15—16 Oktober 2015), sesuatu yang unik terjadi di Jakarta. Jika persaingan antar televisi yang biasanya terjadi adalah persaingan program demi kue iklan, maka yang terjadi di 37 UHF Jakarta adalah persaingan sinyal!

Mungkin pembaca bisa menganggap hal itu biasa saja, karena banyak daerah mengalami hal yang sama. Tapi lihat konteksnya dulu. Biasanya, persaingan sinyal pada frekuensi yang sama terjadi karena perbedaan wilayah layanan dan si penerima sinyal ada di perbatasan dua wilayah layanan itu. Tapi yang di Jakarta ini beda, keduanya berasal dari satu wilayah layanan yang sama.

Adalah MNC TV Hary Tanoe dan TPI Mbak Tutut yang bersaing sinyal itu. Hal ini terjadi di sore hingga malam hari. MNC TV yang selama ini dengan leluasa mengudara dengan frekuensi 37 UHF, ditabrak oleh siaran TPI. Bertanya-tanya kenapa hal itu bisa terjadi?

Hal ini masih berkaitan dengan rebutan kepemilikan PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia yang sebenarnya sudah diputus pengadilan tertinggi negara ini. Keputusannya jelas: PT CTPI adalah milik Mbak Tutut. Keputusan ini keluar setelah serangkaian proses hukum yang panjang, mulai dari keputusan Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, hingga Mahkamah Agung, termasuk sebuah lembaga bernama BANI. Dengan keputusan MA, maka jelaslah bahwa PT CTPI adalah milik Mbak Tutut. Otomatis, dengan keputusan ini, MNC TV menjadi pihak yang menggunakan frekuensi secara ilegal.

Walaupun demikian, empunya MNC TV ini seolah gerah dengan keputusan ini. MNC TV tetap menjalankan operasionalnya seperti biasa (atau mungkin ada gaduh riuh rendah yang tidak biasa, karena posisi mereka sebenarnya ilegal sekarang). Malahan, sempat muncul kabar empunya MNC TV ingin membeli 25% saham Mbak Tutut di PT CTPI. Pertanyaannya: 25% dari mana? Kan pemiliknya sudah jelas Mbak Tutut, jadi sahamnya Mbak Tutut di PT CTPI itu sebenarnya ya 100%, bukan 25%.

Tidak ada respon, MNC TV terus menjalankan siarannya, sambil dengan kekeuh menyebut PT CTPI dengan nama udara MNC TV adalah pihak yang resmi. Di sisi lain, PT CTPI dengan nama udara TPI berancang-ancang untuk mengudara. Kurang lebih setahun sejak keputusan MA itu, akhirnya frekuensi 37 UHF mulai digunakan oleh PT CTPI dengan nama udara TPI. Hebohlah Jakarta dengan kejadian ini.

MNC TV yang akan merayakan ulang tahun ke-24nya (angka 24 berarti MNC TV “lahir” tahun 1991, padahal yang lahir pada tahun 1991 adalah TPI, sementara MNC TV “lahir” tahun 2010) seperti kebakaran jenggot. Buru-buru mereka keluarkan pernyataan bahwa siaran MNC TV diganggu oleh pihak ilegal. Tidak berhenti di situ, sang saudara tua, RCTI, juga mengeluarkan pernyataan yang sama, bahwa MNC TV diganggu pihak ilegal. Di jagad dalam jaringan alias online, portal berita milik MNC juga mengunggah berita yang sama, MNC TV diganggu pihak ilegal. Tidak main-main, MNC Group mencatut nama Kemkominfo dalam pernyataannya, bahwa MNC TV melaporkan kejadian “pengrusakan sinyal” itu kepada Kemkominfo.

Lebih jauh lagi, portal berita milik MNC Group mengeluarkan berita tentang menara televisi yang (katanya) digunakan si pihak ilegal. Beberapa teman di grup facebook davenirvana1 World kemudian menelusuri alamat tower itu, dan menurut teman-teman di sana, alamat tower itu adalah tower bersama Jaktv dan O CHANNEL, dua TV lokal di Jakarta; sedangkan menurut informasi yang beredar di antara pengamat televisi menyebut siaran TPI dipancarkan dari kawasan Joglo, bukan Tangerang, seperti alamat yang disebutkan portal berita MNC Group.

Kecurigaan “asal tuduh” ini menguat karena foto tower yang diambil pewarta mereka diambil dari sisi belakang tower, bukan dari depan. Foto juga diambil pada malam hari, sehingga membuat sebagian besar pengamat TV ragu, apakah tower itu memang betul punya TPI, karena panel antena transmitter TV yang biasanya dipasang di puncak tower, tidak terlihat.

Terkini, MNC Group menuding pihak Menkominfo tidak mengambil tindakan atas laporan mereka mengenai pengrusakan sinyal. Menurut saya, wajar Menkominfo tidak mengambil tindakan, karena justru sang pelaporlah yang ilegal. Malahan bukan tidak mungkin nantinya laporan ini akan jadi bumerang bagi mereka, jika Kemkominfo mempertegas kepemilikan frekuensi 37 UHF itu atas nama PT CTPI dengan nama udara TPI, bukan PT CTPI dengan nama udara MNC TV.

Sementara itu, Komisi Penyiaran Indonesia di Jakarta memilih berhati-hati dalam menanggapi masuknya dua permohonan perpanjangan izin untuk PT CTPI. KPI mengundang Kemkominfo dan Kemkumham untuk menentukan permohonan izin mana yang harus diproses: yang nama udaranya TPI atau MNC TV. Menurut KPI, izin siaran PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia akan berakhir 16 Oktober 2016, dan kedua pihak memasukkan permohonan perpanjangan izin sesuai prosedur, setahun sebelum masa berlaku izin sekarang berakhir. Kita nantikan izin mana yang akan diproses KPI, karena dari izin yang diproses KPI akan nampak, siapa yang legal dan siapa yang ilegal, walaupun sebenarnya keputusan hukum MA sudah cukup jelas. Keputusan KPI nanti juga akan mempertegas opini Kemkominfo mengenai siapa yang ilegal, mengingat MNC Group melaporkan siarannya yang diganggu pihak ilegal kepada Kemkominfo.

Dulu memang saya sempat mengatakan bahwa TPI yang diubah menjadi MNC TV memiliki banyak kemajuan bersama MNC. Tapi, dengan statusnya saat ini, maka harusnya kita tahu bagaimana status PT CTPI di mata hukum, dan kalau bicara performa dalam konteks rating, posisi MNC TV sudah tidak semenanjak dulu.

Mengenai TPI yang baru, saya sempat melihat logo baru TPI yang bisa dibilang cukup modern. Mbak Tutut sendiri menyatakan bahwa ia akan mengembalikan TPI seperti nama aslinya, menjadi Televisi Pendidikan Indonesia, mungkin maksudnya adalah tidak dengan benar-benar menjadi TV pendidikan (apa lagi kita sudah punya tvEdukasi sekarang), tapi TPI akan hadir dengan konten yang lebih mendidik. Selain itu, TPI memiliki color bar yang cukup unik, dengan rangkaian gambar, bukan color bar konvensional. Menurut laporan teman-teman di Jakarta, color bar “TPI 37 UHF” itu dilengkapi dengan musik yang berisi lagu-lagu yang sekarang ini populer di kalangan anak muda.

Untuk saat ini, mari kita ucapkan “selamat datang kembali TPI, dan selamat bersaing frekuensi dengan MNC TV”.

TV Lokal di Malang Raya–Updated September 2015

AREMA TV yang sempat mengudara beberapa waktu lalu menghilang, sehingga channel 27 UHF di Malang Raya kembali kosong. Sementara itu bergeser 1 frekwensi ke 28 UHF, TV9 terlihat berpisah dari GAJAYANA TV yang juga baru saja berganti logo. Batu tv nampaknya juga sudah tidak menayangkan lagi produk dari Tempo TV. Perkembangan menarik ada di kanal digital, karena MUX TRANS Corp kembali beroperasi dengan membawa kanal baru, CNN INDONESIA. Ini dikabarkan oleh teman-teman di grup davenirvana1 World di facebook.

Untuk meng-update tentang pertelevisian di Malang Raya, saya sampaikan daftar siaran TV di Malang Raya sampai 16 September 2015. Update sebelumnya bisa dibaca di sini. Dalam daftar terbaru ini daftar siaran digital kembali ditulis, sesuai dengan kondisi udara di Malang. Artikel ini juga memuat beberapa koreksi atas kesalahan lokasi pemancar di artikel sebelumnya.

Ini adalah pembagian terbaru versi saya yang berlaku hanya di wilayah Malang saja. Di wilayah lain isi pembagian tentu menjadi berbeda

Alamat: gedung/kompleks (jika ada), jalan (jika ada), dusun/perumahan (jika ada), desa/kelurahan, kecamatan, kota/kabupaten

TV Murni Lokal

atv (Agropolitan Televisi) – Lembaga Penyiaran Publik Lokal Agropolitan Televisi
Channel: analog 32 UHF
Kantor: Lembaga Penyiaran Publik Lokal Agropolitan Televisi, Kompleks Dinas Informasi, Komunikasi, dan Perpustakaan (Infokompust) Kota Batu, Jl. TVRI 1000, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu
Lokasi pemancar: Lembaga Penyiaran Publik Lokal Agropolitan Televisi, Kompleks Dinas Informasi, Komunikasi, dan Perpustakaan (Infokompust) Kota Batu, Jl. TVRI 1000, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

Malang TV – PT Malteve
Channel: analog 50 UHF
Kantor: Malang TV, Jl. Puncak Joyo Agung, Genting, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Malang TV, Jl. Puncak Joyo Agung, Genting, Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang

CRTV (Citra Raya Televisi) – PT Syiar Media
Channel: analog 62 UHF
Kantor: Ruko Soekarno Hatta Indah E9, Jl. Soekarno Hatta, Mojolangu, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: , Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

GAJAYANA TV – PT Gajayana Media Karya
Channel: analog 28 UHF
Kantor: Ruko Dinoyo, Jl. MT. Haryono No. 167 Kav 11, Dinoyo, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: , Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

Batu tv – PT Batu tv
Channel: analog 48 UHF
Kantor: Griya Coban Rais, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu
Lokasi pemancar: Griya Coban Rais, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

TV SSJ (Stasiun Sistem Jaringan)

DHAMMA TV – PT Dhamma Joti
Asal: Malang
Stasiun Induk SSJ
Konten lokal: Induk
Durasi lokal: Induk
Channel: analog 26 UHF
Kantor: Ruko Ciliwung, Jl. Ciliwung 57 E, Purwantoro, Blimbing, Kota Malang
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi DHAMMA TV Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

jtv (Jawa Pos Media Televisi) – PT Jawa Pos Media Televisi
Asal: Surabaya
Nama lokal di Malang: jtv malang – PT Jannah Batu Televisi (Malang)
Konten lokal: Malang (produksi lokal) + JPMC (suplai)
Durasi lokal: hingga 180 menit (3 jam)/hari, Sn-Mg
Channel: analog 34 UHF
Kantor konten lokal: Ruko Tlogomas Square, Jl. Raya Tlogomas, Tlogomas, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi jtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo,Kota Batu

TVRI Nasional (nama tidak resmi: TVRI 1) (Televisi Republik Indonesia) – Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: TVRI JAWA TIMUR – Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (Nasional)
Konten lokal: Surabaya (relay)
Durasi lokal: hingga 420 menit (7 jam)/hari, Sn-Mg
Channel: analog VHF-L, analog 42 UHF dan analog 36 UHF (36 UHF tidak aktif lagi)
Kantor konten lokal: TVRI Surabaya, Jl. Mayjen Sungkono 124, Dukuh Pakis, Dukuh Pakis, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Transmisi TVRI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu; TVRI Lawang, Lawang, Kab. Malang (pemancar Lawang (36 UHF) tidak aktif lagi)

RCTI (Rajawali Citra Televisi Indonesia) – PT Rajawali Citra Televisi Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: RCTI JAWA TIMUR – PT RCTI Tiga (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (relay)
Durasi lokal: hingga 35 menit/hari, Sn-Jm; hingga 5 menit/hari, Sb-Mg
Channel: analog 40 UHF
Kantor konten lokal: Biro MNC Group Jawa Timur, Jalan Sambisari IIIA No. 9, Lontar, Sambikerep, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Stasiun Transmisi SCTV-RCTI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

Global TV – PT Global Informasi Bermutu
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: Global TV Malang – PT GTV Tiga (Surabaya)
Konten lokal: Jakarta (suplai)
Durasi lokal: hingga 5 menit/hari, Sn-Mg
Channel: analog 30 UHF
Kantor konten lokal: Gedung Ario Bimo Sentral, Jalan HR Rasuna Said Blok X-2 Kav. 5, DKI Jakarta
Lokasi pemancar: Stasiun Relay MNC TV Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo,Kota Batu

MNC TV (Media Nusantara Citra Televisi) – PT Cipta Televisi Pendidikan Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: MNC TV Malang – PT TPI Tiga (Surabaya)
Konten lokal: Jakarta (suplai)
Durasi lokal: hingga 5 menit/hari, Sn-Mg
Channel: analog 36 UHF
Kantor konten lokal: Jl. Pintu 2 Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur
Lokasi pemancar: Stasiun Relay MNC TV Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo,Kota Batu

TRANS TV – PT Televisi Transformasi Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: TRANS TV MALANG/TRANS TV SURABAYA – PT Trans TV Jayapura Surabaya (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (suplai)
Durasi lokal: hingga 60 menit/hari, Sn-Jm; hingga 10 menit, Sb-Mg
Channel: analog 22 UHF/digital 47 UHF
Kantor konten lokal: Jalan Jimerto 17 A, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi TRANS TV-TRANS 7, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

TRANS 7 – PT Duta Visual Nusantara Tivi Tujuh
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: TRANS 7 MALANG/TRANS 7 SURABAYA – PT Trans 7 Surabaya Manado (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (suplai)
Durasi lokal: hingga 90 menit/hari, Sn-Jm; hingga 10 menit, Sb-Mg
Channel: analog 60 UHF/digital 47 UHF
Kantor konten lokal: Jalan Jimerto 17 A, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi TRANS TV-TRANS 7, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

METRO TV – PT Media Televisi Indonesia
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: METRO TV JAWA TIMUR – PT Media Televisi Lestari Satu (Surabaya)
Konten lokal: Surabaya (relay)
Durasi lokal: higga 120 menit (2 jam)/hari, Sn-Jm
Channel: analog 55 UHF
Kantor konten lokal: Ruko Permata Bintoro, Jl. Ketampon Kav. 118 – 123, Dr. Soetomo, Tegalsari, Kota Surabaya
Lokasi pemancar: rtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

rtv (Rajawali Televisi) – PT Metropolitan Televisindo
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: rtv – PT Nusantara Damai (Malang)
Konten lokal: rtv (Suplai)
Durasi lokal: hingga 60 menit (1 jam)/hari, Sn-Jm
Channel: analog 24 UHF
Kantor konten lokal: rtv, Jakarta
Lokasi pemancar: rtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

iNewsTV – PT Sun Televisi Network
Asal: Jakarta
Nama lokal di Malang: MHTV Malang – PT Media Hutama Televisi (Malang)
Konten lokal: Malang (produksi lokal)
Durasi lokal: hingga 540 menit (9 jam)/hari, Sn-Mg (saat ini masih 100% lokal)
Channel: analog 52 UHF
Kantor: Ruko De Panorama Square, Jl. A. Yani, Polowijen, Blimbing, Kota Malang
Lokasi pemancar: Pemancar MHTV Malang, Jl. Anggrek 45, Dresel, Oro-Oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

TV Nasional

SCTV (Surya Citra Televisi) – PT Surya Citra Televisi (Jakarta)/PT Elang Citra Perkasa (Surabaya)
Channel: analog 46 UHF
Lokasi pemancar: Stasiun Transmisi SCTV-RCTI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

INDOSIAR – PT Indosiar Visual Mandiri (Jakarta)/PT Indosiar Surabaya Televisi (Surabaya)
Channel: analog 38 UHF
Lokasi pemancar: Stasiun Pemancar Televisi INDOSIAR Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

antv (Andalas Televisi) – PT Cakrawala Andalas Televisi (Jakarta)
Channel: analog 44 UHF
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi jtv Malang, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo,Kota Batu

tvOne – PT Lativi Media Karya (Jakarta)/PT Lativi Mediakarya Surabaya dan Jambi (Surabaya)
Channel: analog 54 UHF
Lokasi pemancar: Transmisi TVRI Oro-oro Ombo Kota Batu, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

NET. – PT Net Mediatama Indonesia (Jakarta)/PT Televisi Anak Kota Malang (Malang)
Channel: analog 58 UHF
Lokasi pemancar: NET./TV ANAK Spacetoon Malang, Jl. Kebon Apel 16, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

CNN INDONESIA – PT Detik TV Indonesia (Jakarta)
Channel: digital 47 UHF
Lokasi pemancar: Gedung Transmisi TRANS TV-TRANS 7, Dresel, Oro-oro Ombo, Junrejo, Kota Batu

TV Komunitas (LPK)

UBTV (Universitas Brawijaya Televisi)
Channel: analog 56 UHF
Kantor: Lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Ketawanggede, Lowokwaru, Kota Malang
Lokasi pemancar: Lantai 9 Gedung Rektorat Universitas Brawijaya, Jl. Veteran, Ketawanggede, Lowokwaru, Kota Malang

tvEdukasi SMKN 2 Singosari (tidak terafiliasi dengan tvEdukasi milik Kemdikbud di Jakarta)
Channel: analog __ VHF-H (belum saya teliti lebih lanjut, tidak ada keterangan di internet)
Kantor: SMKN 2 Singosari, Jl. Perusahaan No. 20, Karanglo, Kec. Singosari, Kab. Malang
Lokasi Pemancar: SMKN 2 Singosari, Jl. Perusahaan No. 20, Karanglo, Kec. Singosari, Kab. Malang

Malang Raya Channel Line-Up sampai 14 Mei 2015.
Keterangan:
1. Warna oranye lokasi pemindaian di kawasan Kel. Mergosono, Kec. Kedung Kandang, Kota Malang (+ 426 mdpl, + 16 Km ke arah tenggara dari kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu)
2. Warna biru lokasi pemindaian di sekitar kawasan BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso, Kec. Karangploso, Kab. Malang (+ 660 mdpl, + 8 Km ke arah timur dari kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu). Saluran berwarna biru dalam daftar ini tidak dapat ditangkap di kawasan Mergosono.
3. Kawasan pemancar Desa Oro-Oro Ombo, Kota Batu, + 925 mdpl.

channel table 2015 September

Tak Ada Salam Perpisahan, Bloomberg TV Indonesia Dililit Krisis Finansial

Di YouTube kita bisa temukan banyak video ketika sebuah stasiun televisi akan berakhir siarannya. Bukan berakhir untuk berjumpa lagi esoknya, tapi berhenti beroperasi secara keseluruhan. Tapi, kita tidak akan menemukannya ketika mencari video perpisahan dari Bloomberg TV Indonesia.

Perbincangan soal bubarnya Bloomberg TV Indonesia masih cukup hangat bagi sebagian orang, terutama pemirsa setianya. Sebagian orang mempertanyakan berakhirnya siaran dari Bloomberg TV Indonesia, malahan banyak yang belum tahu bahwa Bloomberg TV Indonesia yang sering disingkat BTVID di kalangan penghuni davenirvana1 World itu sudah tidak lagi beroperasi. Isunya, krisis finansial mendera perusahaan. Kalau Anda salah satu yang mendengar isu tersebut, bolehlah kita duga bahwa isu itu bukan sekedar isapan jempol belaka.

Penelusuran saya di sosial media menemukan bahwa Menteri Ketenagakerjaan menemui karyawan ex-BTVID. Rupanya, sebagian besar dari mereka tidak mendapatkan gaji dan pesangon. Dari sini, bisa kita simpulkan bahwa memang BTVID mengalami kesulitan pendanaan.

Kalangan pengamat amatiran untuk urusan media, khususnya televisi, seperti saya ini, sudah sering mendengar bahwa BTVID adalah salah satu televisi dengan gaji terbesar di negeri ini. Dengan gaji yang besar, iklan yang masuk ternyata masih sedikit, bahkan cenderung tidak ada. Secara sederhana, kita bisa mengingat kembali bahwa ada sebuah peribahasa “besar pasak daripada tiang”. Mungkin, mungkin lho ya, ini yang terjadi pada BTVID.

Staf khusus Menteri Ketenagakerjaan berencana menemui pemegang saham terbesar di BTVID, menagih janji agar gaji karyawan serta pesangonnya segera dibayarkan. Mungkin ini akan menjadi kesulitan tersendiri bagi si pemilik saham itu. Tapi, apapun, semoga segera terealisasi, sehingga permasalahan ini cepat selesai.

Masih menjadi misteri bagi saya mengenai rencana akuisisi BTVID oleh Bosowa Group dari Makassar yang ingin punya 55% saham stasiun pemegang lisensi Bloomberg Television itu. Apa sesungguhnya yang membuat kabar akuisisi ini menguap begitu saja? Katanya akuisisi ini akan selesai dalam 2 bulan sejak Desember 2014 lalu. Kalau ada yang tahu jawabannya, boleh berbagi kabarnya di sini.