Pelantikan Kali Kedua Barack Obama

Koreksi saya jika saya salah, tapi saya rasa hanya pelantikan Obama saja yang sejauh ini disiarkan secara langsung dari Amerika di Indonesia. Apakah karena faktor anak Menteng? Mungkin itu salah satu alasan terkuatnya.

Selain sepakbola dan atau olahraga lainnya, rasanya hanya sedikit acara yang disiarkan langsung dari luar negeri. Pemakaman Michael Jackson adalah salah satunya. Bahkan hampir seluruh TV Jakarta (saya tidak ingin menyebut TV nasional lagi karena sekarang sistem ini sudah tidak ada, yang ada SSJ) menyiarkan acara penghormatan terakhir itu secara langsung, dan hanya TV berita yang menyiarkan acara tersebut hingga habis, kira-kira pada pagi hari menjelang Subuh di wilayah sekitar Jawa.

Kini, anak Menteng kembali disiarkan secara langsung pelantikannya. Di 2008 lalu malah tidak hanya pelantikannya saja, bahkan debat capres AS juga disiarkan langsung. Kita bersukaria dengan kemenangan Obama dan pelantikannya di 2009. Wajar kalau TV swasta mengejar pelantikan itu. Empat tahun kemudian di 2013 ini, ternyata pelantikan Obama masih menjadi primadona bagi kedua TV berita yang ada untuk disiarkan secara langsung melalui program yang khusus, walaupun keriaan masyarakat Indonesia nyaris tak nampak ketika hasil pemilu di AS diumumkan, bahkan ketika dilantik Januari ini.

20130122 Pelantikan Kali Kedua Barack Obama P1

20130122 Pelantikan Kali Kedua Barack Obama P2

20130122 Pelantikan Kali Kedua Barack Obama P3

20130122 Pelantikan Kali Kedua Barack Obama P4

20130122 Pelantikan Kali Kedua Barack Obama P5

Jika empat tahun ke depan presiden terpilih di Amerika tidak ada hubungannya lagi dengan Indonesia, akankah TV yang ada di Indonesia tetap menyiarkan pelantikan presiden AS di 2017 nanti?

 

Advertisements

Parahnya Banjir Jakarta…

Banjir di Jakarta di awal 2013 ini sangat parah. Saya sedang tidak bisa menonton TV pada 17 Januari ini, tapi dari twitter saya mengamati, kantor berita online yang biasanya memperbaharui informasi dengan variatif, sepanjang saya daring hanya berfokus kepada banjir di Jakarta. Dari foto-foto yang beredar barulah saya memahami bahwa banjir di Jakarta benar-benar parah.

Sepintas saya keluar dari tempat saya berada, kemudian mengintip TV yang tersedia, ternyata tvOne sedang Breaking News tentang banjir di Jakarta. Dari sana saya menyimpulkan bahwa banjir memang benar-benar parah, sampai-sampai TV berita saja melakukan pemberhentian program reguler. Kembali ke twitter, saya melihat akun dari INDOSIAR menginformasikan akan ada FOKUS Update untuk memperbaharui informasi tentang banjir. Semakin kuatlah kesimpulan saya tentang parahnya banjir di Jakarta, karena TV non-berita saja sampai harus membuat program khusus tentang hal ini. Padahal saya tidak pernah mendengar nama program FOKUS Update selama saya mengenal INDOSIAR. Saya rasa TV-TV lain juga melakukan hal yang sama.

Malam hari saya mencapai rumah, saya mencari kabar bagaimana banjir di Jakarta. Dari gambar yang disiarkan, saya merasa perlu untuk mencari kabar tentang banjir Jakarta di beberapa channel berita internasional yang ada di paket TV berbayar saya. Walaupun semua channel ini lebih berfokus ke berita politik internasional (jelasnya jenis berita ini memang lebih “asik” untuk dikejar), tapi kabar tentang banjir di Jakarta juga sudah sampai. Salah satu channel yang saya perhatikan adalah ALJAZEERA English.

20130117 Parahnya Banjir Jakarta P1

20130117 Parahnya Banjir Jakarta P2

20130117 Parahnya Banjir Jakarta P6

20130117 Parahnya Banjir Jakarta P4

Dan informasi ini juga berada di jajaran atas berita di website ALJAZEERA English.

20130117 Parahnya Banjir Jakarta P5

Biasanya saya tidak terlalu menanggapi berita banjir di Jakarta, karena itu adalah hal yang “biasa” bahkan sejak zaman penjajahan. Namun, melihat TV non-berita sampai membuat program khusus, mengindikasikan parahnya banjir ini. Apalagi Bundaran HI juga banjir (walaupun sebenarnya saya tidak terlalu bisa membayangkan dengan persis bagaimana kondisinya karena saya belum pernah mengunjungi Jakarta) tapi saya memahami bahwa Bundaran HI adalah salah satu titik yang bisa dikatakan merupakan pusat dari Jakarta. Bahkan pusat pengaturan negara, kantor dari presiden, Istana Negara, juga ikut terendam. Mudah-mudahan ke depan banjir seperti ini tidak terjadi lagi.

Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia

INDOSIAR Baru… Inilah yang saya tunggu sejak bulan Oktober 2012 kemarin, ketika saya mulai mengetahui perubahan total yang akan dilakukan INDOSIAR di bawah komando Indra Yudhistira. Bahkan sesungguhnya telah lebih lama lagi saya menunggu perubahan di INDOSIAR, yakni sejak INDOSIAR menjadi satu dengan SCTV di bawah bendera EMTEK. Memang, sejak berada di bawah EMTEK, ada perubahan yang cukup berarti dalam finansial INDOSIAR yang otomatis menggambarkan perbaikan kinerja di INDOSIAR.

Perubahan itu dijanjikan hadir mulai 11 Januari 2013. Hal ini ditandai dengan 3 program spesial yang hadir di layar INDOSIAR. Sejak pagi, ada Semarak HUT Pagi mulai pukul 8.00 yang sayangnya tidak bisa saya tonton hari itu. Namun, saya bertekad untuk tidak melewatkan Semarak Pesta yang tayang mulai sore harinya. Sepintas lalu, program ini memang mirip dengan ShowCase di KOMPASHD. Studio 5 berubah pada sore itu.

Tidak hanya program, tapi juga perubahan pada layar. Jika selama beberapa tahun ke belakang INDOSIAR menggunakan “LIVE” sebagai penanda siaran langsung, mulai 11 Januari 2013 ini INDOSIAR menggunakan “LANGSUNG” dengan desain yang agak mirip KOMPASSD, yaitu dengan ikon WiFi di samping kiri tulisan “LANGSUNG” itu. Penanda siaran langsung itu mulai muncul sejak program berita FOKUS PAGI yang mulai tayang pada pukul 5.55 pagi WIB.

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P01

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P02

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P03

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P04

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P05

Malam hari, pukul 8.03 WIB, Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia dimulai. Konser ini dibuka dengan grafis yang sangat Indonesia, yang kemudian berlanjut ke Mata Elang International Stadium di Ancol, tempat acara ini berlangsung. Panggungnya begitu besar, jauh lebih besar dari panggung-panggung yang pernah dibuat INDOSIAR untuk ulang tahunnya. Agnes Monica yang saya lihat jarang berada di acara ulang tahun INDOSIAR tahun ini muncul sebagai pembuka di acara ini, yang kemudian tampil lagi di segmen lain.

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P06

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P07

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P08

Pada segmen ketiga, penanda siaran langsung INDOSIAR berubah desain menjadi tulisannya saja, dengan lokasi di bawahnya.

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P09

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P10

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P11

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P14

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P15

Konsep musik yang dibawa juga berbeda. Orkestra yang jarang terlihat di INDOSIAR kecuali pada program-program impornya, kali ini muncul. Erwin Gutawa dan Andi Rianto mengisi acara ini, dua dirigen andal yang sudah sering kita lihat di program musik SCTV Harmoni.

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P12

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P13

Masuk segmen 5, perwujudan INDOSIAR baru nampak. Setelah sebuah tarian artistik, station ID baru diluncurkan di segmen ini, yang kemudian diikuti dengan sambutan dari direktur INDOSIAR. Melihat station ID baru itu, saya sempat teringat pada station ID atv Batu, yang one-person oriented. Sementara itu sambutan dari direktur INDOSIAR yang biasanya dilakukan di green room, kini dilakukan di semacam dermaga.

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P16

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P17

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P18

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P19

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P20

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P21

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P22

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P23

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P24

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P25

Desain iklan baru juga mulai dipakai. Mungkin sudah dipakai mulai dari beberapa jam sebelumnya. Saya kurang memerhatikan masalah iklan desain baru ini.

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P26

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P27

20130112 Konser Raya 18 Tahun INDOSIAR Warnai Indonesia P28

Kombinasi pengambilan gambar yang memang sudah artistik dari INDOSIAR, pengalaman SCTV dengan Harmoni (saya yakin ada orang SCTV di dalam konser ini, sedikit), dan pengalaman Indra Yudhistira membuat saya sangat terpuaskan dengan apa yang tersaji di layar INDOSIAR pada Jumat malam. Sayangnya, karena kesibukan, saya tidak bisa melanjutkan menonton acara ini hingga tuntas. Saya hanya menonton hingga tulisan ini terbit. Tapi setidaknya, bagian terpentingnya telah saya lihat.

Tantangan INDOSIAR cukup besar. Saya melihat INDOSIAR kembali mengangkat cerita tradisional Brama Kumbara. Tentu akan ada beberapa hal yang kemarin menjadi bahan olokan, seperti elang, dan berbagai “keajaiban” lainnya yang sesungguhnya memang ada dalam cerita tersebut. Asalkan penempatannya tepat, sesungguhnya semua bisa menjadi cerita yang menarik. Saya harap INDOSIAR mampu melihat arah perjalanan PH yang memproduksi Brama Kumbara sehingga tidak akan terjadi lagi Batman masuk ke tanah Jawa seperti pada Tutur Tinular Versi 2011 yang akhirnya berhenti di tengah jalan.

Bagaimana INDOSIAR baru menurut teman-teman? Beri nilai pada INDOSIAR baru di sini sampai 31 Januari 2013 11:59 malam WIB

Percobaan Sistem Baru ATVDN+ 2013

Teman-teman pasti akan membaca tulisan seperti ini di beberapa artikel terbaru

20130110 Percobaan Sistem Baru ATVDN+ 2013 P1

Ya, inilah percobaan sistem baru yang saya terapkan di ATVDN+ 2013. Di ATVDN+ 2013 ini, teman-teman selain menentukan siapa pemenang dari ATVDN+ 2013 di Desember 2013 sampai Januari 2014 nanti, teman-teman juga ikut menentukan siapa yang berhak masuk ke nominasi dari 10 kategori yang ada. Dengan membuka link yang ada pada tulisan “di sini” di setiap artikel, teman-teman akan menemui survey penilaian dari 10–1. Dari penilaian itu akan nampak TV mana yang boleh masuk dalam setiap kategori.

Sistemnya seperti ini: semisal untuk artikel A ada 60 suara yang masuk, maka total dari nilai akan dibagi 60, sehingga diperoleh nilai rata-rata. Kemudian di artikel B ada 53 suara yang masuk, maka total dari nilai akan dibagi 53, sehingga diperoleh nilai rata-rata juga. Keseluruhan nilai ini akan dibandingkan untuk menentukan yang mana saja nominator ATVDN+ 2013 nanti.

Dan menentukan pengumuman hasil survey, mohon bantuan teman-teman dengan membuka tautan form survey di sini sampai 29 Januari 2013 pukul 23.59 WIB

Station ID Baru KOMPASHD di Januari 2013

Memasuki tahun baru 2013, KOMPASHD meluncurkan Station ID barunya. Station ID ini sudah mulai tayang sejak 31 Desember 2012. Inti cerita dari KOMPASHD ini tetap sama, mengumpulkan berbagai serpihan untuk membentuk ikon huruf K logo KOMPASHD.

20130108 Station ID Baru KOMPASHD P1

20130108 Station ID Baru KOMPASHD P2

20130108 Station ID Baru KOMPASHD P3

20130108 Station ID Baru KOMPASHD P4

20130108 Station ID Baru KOMPASHD P5

Bagaimana Station ID ini menurut teman-teman? Beri nilai pada Station ID ini di sini sampai 21 Januari 2013 11:59 malam WIB

BERITASATU Luncurkan PRIMETIME, METRO TV Menyusul dengan PRIMETIME NEWS

Walaupun saya tidak persis mengetahui dimulai pada 30 atau 31 Desember 2012, yang pasti PRIMETIME mulai tayang di layar BERITASATU sejak sebelum perayaan tahun baru (sekaligus saya tampilkan tampilan baru BERITASATU yang mulai digunakan 2 Januari 2013).

20130107 BERITASATU Luncurkan PRIMETIME, METRO TV Menyusul dengan PRIMETIME NEWS P1

20130107 BERITASATU Luncurkan PRIMETIME, METRO TV Menyusul dengan PRIMETIME NEWS P2

20130107 BERITASATU Luncurkan PRIMETIME, METRO TV Menyusul dengan PRIMETIME NEWS P3

Malam menjelang tahun baru, saya sedikit kaget melihat METRO TV menampilkan iklan PRIMETIME NEWS yang akan mulai tayang pada 1 Januari 2013. Saya segera melihat EPG, dan ternyata keduanya memiliki jam tayang yang sama persis, 6.00–8.00 malam WIB. Makin kagetlah saya melihat judul dan jadwal keduanya yang hampir sama tersebut.

20130107 BERITASATU Luncurkan PRIMETIME, METRO TV Menyusul dengan PRIMETIME NEWS P4

20130107 BERITASATU Luncurkan PRIMETIME, METRO TV Menyusul dengan PRIMETIME NEWS P5

20130107 BERITASATU Luncurkan PRIMETIME, METRO TV Menyusul dengan PRIMETIME NEWS P6

PRIMETIME BERITASATU menggantikan JURNAL UTAMA yang tayang pada jam yang sama sebelumnya. Sedangkan PRIMETIME NEWS METRO TV merupakan program baru yang memotong jam METRO HARI INI dan memundurkan jadwal suara anda. Keduanya memiliki konten yang hampir sama. Jika PRIMETIME BERITASATU menampilkan berita-berita utama di segmen 1 dan dilanjutkan dengan dialog dengan narasumber plus berita-berita lainnya sebagai penyela dialog (format yang sama dengan JURNAL UTAMA), METRO TV menampilkan berita-berita utama secara singkat dan kemudian langsung dibahas dengan narasumber yang dihadirkan di studio.