MNC TV Ama21ng

In English: http://davenirvana1english.wordpress.com/2012/10/21/ama21ng-mnc-tv/

Tanggal 20 Oktober 2012 ini MNC TV memasuki usia ke-21 tahun. Stasiun TV yang dikenal sebagai TV dangdut ini merayakan ulang tahunnya dengan berbagai rangkaian acara yang sudah dimulai dari beberapa hari sebelumnya. Menjelang puncak acara, ada pertandingan big match Liga Inggris. Namun di Malang, pertandingan ini baru bisa disaksikan hampir 20 menit setelah peluit pertandingan mulai dibunyikan, karena satelit transmitter ikut diacak. Mungkin operator di transmitter lupa untuk memasukkan kode untuk membuka acakan satelit dari Jakarta.

Acara puncak Ama21ng MNC TV dilangsungkan di dua panggung, indoor dan outdoor. Acara ini berlangsung terlambat 7 menit dari jadwalnya. Acara ini dijadwalkan dimulai pada pukul 8.45 malam WIB, sedangkan acara baru dimulai pada pukul 8.52 malam WIB.

Dalam acara ini berlangsung juga pemecahan rekor Indonesia berupa medley 21 lagu yang disebut sebagai lagu sepanjang masa.

Ada juga pemecahan rekor flash mob dengan peserta dari fan base beberapa boyband dan girlband.

Secara umum acara ini berjalan dengan baik. Ide memecahkan rekor medley 21 lagu dan flashmob sukses berjalan lancar tanpa gangguan berarti, dan saya menyukai dua bagian ini. Namun yang perlu dicatat ada beberapa gangguan teknis yang terjadi di acara ini, seperti ketika salah satu girlband tampil, mikrofon tidak menyala dengan baik sehingga suara girlband yang tampil itu tidak terkirim dengan baik. Acara ini berakhir terlambat 20 menit dari jadwal, yaitu pukul 1.20 pagi WIB.

Advertisements

Menuju INDOSIAR Baru

In English: http://davenirvana1english.wordpress.com/2012/10/18/towards-the-new-indosiar/

INDOSIAR, sebuah stasiun televisi yang juga sempat mencicipi kerugian finansial dalam perjalannya sebagai sebuah TV swasta. Pada saat itu INDOSIAR terjebak dalam mainstream, yang kemudian karena terlalu menikmati bermain di area ini, membuat INDOSIAR kehilangan banyak penonton yang otomatis menurunkan jumlah pemasang iklan di sana. INDOSIAR mencoba bangkit, namun kerugian dalam pembukuan INDOSIAR dalam beberapa tahun tak terhindarkan. Kemudian, datang “penyelamat” bagi INDOSIAR pada awal 2011 lalu, yaitu EMTEK, sebuah perusahaan yang juga menaungi SCTV melalui SCM dan juga O CHANNEL di Jakarta.

Masuknya EMTEK menimbulkan kontroversi, karena dianggap melakukan monopoli terhadap frekuensi dengan memiliki 4 TV di Jakarta (SCTV, O CHANNEL, INDOSIAR, dan secara tidak langsung ELSHINTA TV). Padahal sebelumnya ada MNC dengan 3+1 FTA (RCTI, MNC TV, Global TV, dan jaringan SINDOTV) yang belakangan melalui “perkawinan politik” menumbuhkan kerjasama antara MNC dan METRO TV; kemudian ada TRANS Corp yang berusaha menyelamatkan Kelompok Kompas Gramedia dari kerugian karena tidak mampu menghidupi TV7, yang kemudian menampilkan TRANS TV dan TRANS 7 sebagai satu grup; dan menyusul kemudian Bakrie melalui Viva, dengan menyelematkan LatiVi dari kebangkrutan dan memasukkan personil news antv dan beberapa TV lain ke dalamnya, dan mengubahnya menjadi tvOne.

Masalah di atas dianggap selesai setelah KPPU menganggap tidak ada monopoli yang terjadi. Pasukan EMTEK masuk dan mulai menata kembali INDOSIAR.

Semenjak EMTEK masuk, kekuatan finansial INDOSIAR mulai kembali. INDOSIAR mulai mencicipi kembali laba dalam neraca perusahaan. Penonton INDOSIAR mulai merangkak naik sejak MD Entertainment yang sebelumnya menjadi pemasok sinetron di SCTV kemudian (entah beralih atau memang dialihkan) menjadi pemasok sinetron di INDOSIAR. Yang membuat pamor INDOSIAR sedikit melambung adalah keberadaan Cinta Fitri yang saat itu memasuki Season 7, yang sekaligus menjadi season terakhir Cinta Fitri.

Bukan berarti kebangkitan INDOSIAR ini kemudian terus merangkak naik. Beberapa waktu kemudian muncul “Tutur Tinular versi 2011” yang pada awalnya memang menaikkan rating INDOSIAR. Namun cerita yang ada di sana makin panjang dan makin tidak masuk akal. Beberapa orang bahkan menilai cerita yang ada di sinetron itu telah mencederai cerita rakyat asli Indonesia itu, karena secara ajaib Batman dan Joker tiba-tiba muncul di dalam alur cerita rakyat Indonesia itu. Rating INDOSIAR langsung anjlok lagi sejak saat itu, yang sebenarnya belum terlalu lama dari munculnya artikel ini.

Tapi urusan INDOSIAR bukan hanya di sinetron ini saja. Divisi berita INDOSIAR mulai diperkuat kembali. Nurjaman Mochtar, yang sebelumnya Wakil Pemimpin Redaksi tvOne, sekarang menjadi Pemimpin Redaksi INDOSIAR. Beberapa penyiar berita terbaik TRANS TV masuk ke jajaran news INDOSIAR. Belakangan, Tina Talisa yang jadi penyiar utama di tvOne, juga masuk ke INDOSIAR. Mungkin ini menjadi ajang “reuni” bagi semua mantan penghias layar TRANS TV itu. Sebelum di LatiVi yang berubah menjadi tvOne, Tina Talisa merupakan salah satu penyiar utama TRANS TV yang bisa dengan mudah dijumpai di program Reportase Sore.

Masuknya Nurjaman Mochtar membuat wajah news INDOSIAR menjadi lebih baik walaupun semuanya masih dalam taraf percobaan. Tina Talisa mendapatkan program dengan menggunakan namanya, Teras Tina Talisa, setelah sebelumnya diminta untuk membawakan program berita pagi berformat dialog, Fokus Pagi. Pilkada DKI, INDOSIAR mengundang beberapa tokoh nasional untuk membahas Pilkada paling dibahas se-Indonesia itu. Sebelumnya tokoh seperti ini mungkin hanya akan datang di acara BBM Show.

Kembali ke urusan jam utama. Sinetron Tutur Tinular yang ajaib itu akhirnya menghilang, dan akhir-akhir ini berganti dengan semacam FTV yang disebut sebagai Sinema. Sebelumnya sudah ada acara dialog yang lebih kurang sejenis Bukan Empat Mata, yaitu Buaya Show dengan Uya Kuya sebagai hostnya, tentu saja formatnya tidak sama persis. Selain Bukan Empat Mata, acara ini juga harus bersaing dengan Mel’s Update yang juga sejenis dan tayang di jam yang hampir bersamaan.

Identitas juga berubah. Jika selama ini Station ID INDOSIAR selalu dihiasi ikan terbang dan tampilan beberapa budaya Indonesia, kini INDOSIAR bermain dengan berlian berwarna merah, hijau, dan biru, warna-warna INDOSIAR. Orang dibalik perubahan tayangan jam utama dan identitas ini adalah Indra Yudhistira Ramadhan, seorang yang sudah berada di balik 3 layar, TRANS TV, RCTI, dan dua tahun terakhir di KOMPASHD. Sebelumnya ia dikenal sebagai orang yang memproduksi film di TRANS TV, wakil pimpinan produksi di RCTI, dan kreator berbagai program yang kini menjadi alternatif utama pemirsa TV melalui KOMPASHD.

Saat ini mungkin masih sedikit perubahan yang dibawa Indra di INDOSIAR. Namun, interaksinya di twitter dengan followersnya memperlihatkan bahwa tidak lama lagi akan terjadi perubahan di INDOSIAR. Ia meminta banyak saran untuk INDOSIAR baru dan membawanya ke meja rapat.

Re-brand? Tidak. Indra menjamin tidak akan ada re-brand pada INDOSIAR seperti yang terjadi pada TV7, LatiVi, dan terakhir Tpi. Merek yang digunakan tetaplah INDOSIAR. Tapi, dengan perubahan identitas seperti menghilangnya ikan terbang, boleh kita sedikit berspekulasi akan ada logo baru. Jangan berharap terlalu banyak juga. Bisa jadi INDOSIAR tetap menggunakan logo “burger”nya itu.

Harapan saya, semoga INDOSIAR menjadi sebuah TV baru yang bisa membawa kejayaanya kembali, dengan tidak meninggalkan ciri khasnya sebagai TV yang konsisten menjaga budaya Indonesia. Saya masih ingat INDOSIAR menayangkan pewayangan beberapa waktu lalu. Semoga program semacam ini tidak hilang. Mudah-mudahan malah bertambah. Sinetron aneh semoga tidak lagi muncul, dan kalaupun INDOSIAR tetap ingin bermain dengan sinetron, semoga INDOSIAR bisa menyeleksi kembali isi cerita yang ada, agar tak jatuh lagi ke jurang yang sama. Semoga masuknya banyak orang baru di INDOSIAR bisa membawa perubahan positif bagi televisi yang pernah merajai pertelevisian Indonesia tersebut.

Saya akan menunggu INDOSIAR baru yang mudah-mudahan bisa kita sapa mulai dari awal Januari 2013 nanti.

Pesta Lamp10n Global TV 2012

In English: http://davenirvana1english.wordpress.com/2012/10/17/pesta-lamp10n-global-tv-2012

8 Oktober ini Global TV merayakan ulang tahun ke-10nya. Sebagai bentuk perayaan, Global TV membuat acara Pesta Lamp10n sebagai puncak dari perayaan ulang tahun ini.

Panggungnya tidak besar. Namun, ornamen bambu yang dipakai di acara ulang tahun ini diklaim oleh Global TV sebagai yang pertama di TV Indonesia.


Ada banyak penampil di acara ini. Walaupun saya tidak menonton secara keseluruhan acara ini pada hari tersebut, namun saya melihat bahwa acara ini berjalan “datar” atau biasa saja. Kurang ada klimaks dalam acara ini.

KOMPASHD Ganti Output Kanal SD

In English: http://davenirvana1english.wordpress.com/2012/10/17/kompashd-changed-the-outpout-of-sd-channel

Setelah satu tahun lebih menggunakan tampilan 16:9 letter box, mulai tanggal 6 Oktober 2012 pukul 2.30 pagi WIB KOMPASHD mengganti output kanal SDnya dengan menggunakan fullscreen 4:3 stretch. Hasilnya di TV tabung yang semuanya berbasis 4:3, gambar yang keluar menjadi “lonjong.”

Namun tentunya berbeda dengan pengguna TV berbasis 16:9. Dengan penggunaan 4:3 stretch ini, otomatis tampilan di TV berbasis 16:9 ini akan menjadi sesuai dan terasa seperti menonton siaran HD, tapi tentu saja dengan kualitas SD

Untuk ATVDN+ 2012

Not available in English

Setelah mempertimbangkan kembali beberapa hal yang baru saya amati di waktu-waktu terakhir ini, bahwa:
1. Televisi Edukasi Channel 1 untuk siswa (air name: tvEdukasi)–yang produknya juga bisa ditangkap secara FTA terrestrial di Malang Raya melalui TV ANAK Spacetoon MALANG, SSJ TVRI Nasional transmiter Batu, CRTV Malang, dan ftv Malang–yang dijalankan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ternyata selama ini tidak memiliki frekuensi terrestrial FTA analog di wilayah layanan Jakarta tempat tvEdukasi bermarkas
2. Selama ini saya menyebut content provider milik Kompas Gramedia sebagai KOMPAS dan ini sedikit membuat keambiguan dengan harian KOMPAS, sedangkan pemerintah masih belum mengizinkan yang bersangkutan untuk menggunakan kata “TV,” dan siaran definisi tinggi KOMPAS merupakan simultan siaran dari KOMPAS dalam versi definisi standar

untuk Anugrah Televisi Versi Dave Nirvana+ 2012 tahun ini, memutuskan:
1. tvEdukasi saya golongkan sebagai penyedia konten
2. untuk mempermudah pemebedaan harian KOMPAS dan penyedia konten televisi KOMPAS, untuk penyedia konten televisi KOMPAS dalam artikel selanjutnya di davenirvana1 akan saya sebut KOMPASHD
3. bahwa setelah memutuskan keputusan poin 1, berarti telah tersedia 3 penyedia konten televisi di Malang Raya: tvEdukasi, tempotv, dan KOMPASHD. Seperti yang saya persyaratkan tahun lalu bahwa agar penyedia konten televisi boleh ikut di ATVDN+ 2012 harus ada minimal 3 penyedia konten yang bisa ditangkap di Malang Raya, maka untuk tahun ini ketiga penyedia konten yang saya sebutkan di poin 3 ini bisa mengikuti ATVDN+ 2012
4. Tahun ini ATVDN tidak lagi saya adakan, tetapi telah saya tingkatkan ke ATVDN+. Maka dari itu mohon bantuan dari pengunjung blog davenirvana1.wordpress.com ini untuk membantu memberikan penghargaan yang lebih obyektif dengan mengisi survei yang akan dibuka pada akhir Desember 2012 nanti
5. Peserta ATVDN+ 2012 selengkapnya akan diumumkan pada pertengahan Desember 2012

Demikian pertimbangan dan keputusan untuk ATVDN+ 2012 tahun ini.

ndtv Malang Kembali Siaran, B CHANNEL Muncul dengan Desain Baru

In English: htp://davenirvana1english.wordpress.com/2012/10/15/ndtv-malang-back-on-air-b-channel-appears-with-new-designs

ndtv Malang akhirnya kembali bersiaran pada tanggal 2 Oktober 2012, mulai pukul 18.45 WIB. Dengan munculnya kembali ndtv, berarti apa yang terjadi di stasiun TV pengguna frekuensi 24 UHF tersebut hanyalah kesalahan teknis.

Kembalinya ndtv Malang juga membawa sesuatu yang baru: desain iklan baru. Desain iklan ini lebih “berwarna” setelah sebelumnya hanya menggunakan warna tunggal. Ada warna biru muda yang merupakan warna dominan awal B CHANNEL, kemudian warna terbaru ada merah muda, orange, dan beberapa warna lainnya yang mewakili setiap genre program.

Selain itu juga ada sedikit perubahan slogan, dari yang sebelumnya “Inspirasi Keluarga Anda” menjadi “Inspirasi Anda” yang selalu diucapkan di bagian akhir iklan. Dalam desain iklan ini logo B CHANNEL juga selalu muncul.

Secara umum desain baru iklan di B CHANNEL ini memberi kesan segar karena B CHANNEL mulai bermain dengan warna-warna baru dan cerah. Warnanya juga terasa cukup sesuai